Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rabbi David Feldman: Kehidupan Yahudi, Muslim dan Kristen Palestina Damai sebelum Ada Zionisme”

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Desember 2023 22:24 10:24 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Desember 2023 07:00
Bagikan
Rabbi Dovid Feldman, juru bicara Neturei Karta Internasional (NKI),
Bagikan

Hidayatullah.com— Kehidupan di Palestina sebelum Zionisme berlangsung sangat damai, sebelum datangnya penjajah Israel dengan membawa Zionismenya. Hal ini disampaikan Rabbi Dovid Feldman, juru bicara Neturei Karta Internasional (NKI), sebuah kelompok Yahudi Ortodoks anti-Zionis.

“Yahudi, Muslim, dan Kristen hidup damai di Palestina pada era pra-Zionisme,” ujar Feldman menjawab pertanyaan wartawan, mengklarifikasi perbedaan antara Yudaisme dan Zionisme di sela acara “KTT Eropa untuk Palestina” di Istana Çırağan, Turkiye.

“Siklus ini harus dihentikan. Jika kita mengakhiri pendudukan ini, kita bisa sekali lagi mencapai perdamaian tanpa kekerasan tanpa menimbulkan penderitaan bagi siapa pun. Sebelum bangkitnya Zionisme, Palestina adalah rumah yang damai bagi kami dan kami bertujuan untuk merebut kembali hal tersebut di hari-hari mendatang,” kata pemimpin Yahudi itu dikutip media Turki, Anews, hari Senin (11/12/2023).

Feldman yang datang dari negara bagian New York ke Istanbul menghadiri pertemuan menjelaskan perbedaan Yudaisme dan paham politik Zionisme yang kini menjadi negara palsu bernama “Israel”.

“Yudaisme adalah sebuah agama, hanya sebuah agama, tidak melibatkan politik. Sebaliknya, Zionisme adalah murni sebuah gerakan politik, terkait dengan nasionalisme, dan tidak mewakili agama Yahudi. Sayangnya, orang menganggap keduanya sama, dan semua orang Yahudi mendukung Israel, padahal tidak demikian,” ujarnya.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Menyoroti banyak orang Yahudi di seluruh dunia yang menentang kejahatan yang dilakukan oleh “negara Israel”, Feldman menyatakan bahwa keberadaan “Israel” bertentangan dengan kepercayaan Yahudi dan itulah sebabnya mereka juga menentang keberadaan negara palsu itu.

Mengenai adanya ratusan ribu orang Yahudi anti-Zionis yang berpikiran sama di seluruh dunia, Feldman mengatakan ada komunitas anti-Zionis yang kuat di New York. “Kami mengatakan bahwa segala sesuatu yang dilakukan terhadap Palestina adalah salah. Semua kejahatan, pembunuhan, pencurian, penindasan ini telah diterapkan pada seluruh rakyat sejak awal. Ini bukan hanya genosida yang kita lihat dalam dua bulan terakhir. pendudukan Palestina sejak awal juga salah; itu adalah kejahatan,” katanya.

Ia menekankan bahwa tindakan “Israel” tidak hanya melanggar hukum internasional tetapi juga merupakan kejahatan dari sudut pandang Yudaisme. “Taurat melarang semua kejahatan ini,” katanya.

Feldman bahkan mengatakan, bahkan andai “Israel” tidak melakukan kejahatan apa pun dan orang-orang hidup damai di wilayah tersebut, menurut ajaran agama Yahudi, mereka akan tetap menentang keberadaan “Israel”.

Karenanya ia mendukung diakhirinya semua penjajahan terhadap bangsa Palestina. “Semua ini harus diakhiri. Jika kita benar-benar menghentikan pendudukan ini, mudah-mudahan kita akan melihat perdamaian sekali lagi dengan cara damai, tanpa membiarkan siapa pun menderita. Kita hidup damai di Palestina sebelum ditemukannya Zionisme, dan kita berharap kita bisa melakukannya lagi di masa depan,” ujarnya.

Feldman menekankan bahwa baik Muslim dan Kristen, serta Yahudi, adalah bagian dari penduduk asli Palestina, namun gerakan Zionis tidak mewakili masyarakat Yahudi.

Feldman mengkritik propaganda Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memanipulasi “teks suci Yahudi” pada hari-hari ketika serangan Israel di Gaza dengan kata-katanya.

“Ini murni kemunafikan. Netanyahu adalah orang sekuler, gerakan Zionis adalah gerakan sekuler, dan mereka menggunakan agama yang tidak mereka ikuti. Mereka menyalahgunakan agama untuk membenarkan kejahatan yang dilarang dalam agama tersebut. Ini tidak masuk akal,  dan itu murni kemunafikan,” katanya.

Neturei Karta International, yang terdiri dari Yahudi Ortodoks dan berbasis di AS, adalah salah satu kelompok yang melontarkan kritik paling keras terhadap “Israel”.

Anggota NKI, yang sering protes terhadap serangan “Israel” di Gaza sebelumnya, pernah menulis surat kepada mantan Presiden AS Donald Trump, mengungkapkan pemikiran Yahudi Ortodoks dan menentang keputusan pemindahan Kedutaan Besar AS di Tel Aviv ke Yerusalem. Anggota NKI dalam berbagai forum dan acara yang diikutinya menjelaskan bahwa Zionisme merupakan ideologi yang tidak mewakili Yudaisme.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlinekristenMuslimnegara IsraelNeturei Karta InternationalpalestinaRabbi David FeldmanyahudiYudaismezionisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wasit Ternama Dibogem Bos Klub Sepakbola, Presiden Turki Angkat Suara
Tulisan selanjutnya OJK Desak Google dan Meta Hentikan Penayangan Iklan Pinjol Ilegal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?