Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Harta 5 Orang Terkaya di Dunia Naik Dua Kali Lipat Sejak 2020

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 16 Januari 2024 01:20 1:20 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 16 Januari 2024 07:00
Bagikan
Orang Terkaya di Dunia
Bagikan

Hidayatullah.com – Lima orang terkaya di dunia telah melipatgandakan kekayaan mereka sejak tahun 2020, kata lembaga amal Oxfam, seraya mengajak negara global untuk melawan pengaruh kaum super kaya atas kebijakan pajak.

Daftar isi
  • ‘Memeras pekerja, memperkaya pemegang saham’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sebuah laporan Oxfam, yang diterbitkan saat para elit global berkumpul di Forum Ekonomi Dunia di Davos minggu ini, mengatakan bahwa kekayaan lima orang terkaya di dunia meningkat dari $405 miliar pada tahun 2020 menjadi $869 miliar tahun lalu.

Namun sejak tahun 2020, hampir lima miliar orang di seluruh dunia menjadi lebih miskin, kata Oxfam.

Para miliarder saat ini lebih kaya $3,3 miliar dibandingkan tahun 2020, meskipun banyak krisis yang menghancurkan ekonomi dunia sejak dekade ini dimulai, termasuk pandemi Covid.

Laporan tahunan Oxfam tentang ketidaksetaraan di seluruh dunia biasanya dirilis tepat sebelum forum dibuka pada hari Senin di resor Alpen Swiss.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Badan amal ini menyuarakan keprihatinan atas meningkatnya ketidaksetaraan global, dengan individu dan perusahaan terkaya mengumpulkan kekayaan yang lebih besar berkat lonjakan harga saham, tetapi juga kekuasaan yang jauh lebih besar.

Baca juga: Putri Orang Terkaya Di Dunia Masuk Islam?

‘Memeras pekerja, memperkaya pemegang saham’

“Kekuatan korporasi digunakan untuk mendorong ketidaksetaraan: dengan memeras pekerja dan memperkaya pemegang saham yang kaya, menghindari pajak, dan memprivatisasi negara,” kata Oxfam.

Oxfam juga menuduh perusahaan-perusahaan mendorong “ketidaksetaraan dengan melakukan perang yang berkelanjutan dan sangat efektif terhadap perpajakan”, dengan konsekuensi yang luas.

Oxfam mengatakan bahwa negara-negara menyerahkan kekuasaan kepada para pelaku monopoli, yang memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mempengaruhi upah yang dibayarkan kepada pekerja, harga makanan, dan obat-obatan yang dapat diakses oleh setiap orang.

“Di seluruh dunia, anggota sektor swasta tanpa henti mendorong tarif yang lebih rendah, lebih banyak celah, lebih sedikit transparansi, dan langkah-langkah lain yang bertujuan untuk memungkinkan perusahaan berkontribusi sesedikit mungkin ke kas publik,” tambah Oxfam.

Badan amal ini mengatakan bahwa berkat lobi yang intensif mengenai pembuatan kebijakan pajak, perusahaan-perusahaan telah mampu membayar pajak perusahaan yang lebih rendah, sehingga membuat pemerintah tidak memiliki uang yang dapat digunakan untuk membantu masyarakat yang paling miskin.

Pajak perusahaan telah turun secara signifikan di negara-negara OECD dari 48 persen pada tahun 1980 menjadi 23,1 persen pada tahun 2022, kata Oxfam.

Untuk mengatasi ketidakseimbangan ini, Oxfam menyerukan pajak kekayaan bagi para jutawan dan miliarder dunia yang menurut mereka dapat menghasilkan $1,8 triliun dolar setiap tahunnya.

Badan amal ini juga menyerukan untuk membatasi gaji CEO dan memecah monopoli swasta.*

Baca juga: Sekelompok Pria India Jadikan Elon Musk Dewa Sesembahan

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:buruhkekayaankemiskinanMiliaderOrang Terkayaorang terkaya di dunia.
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maladewa yang Mayoritas Muslim Usir Tentara India, Beri Deadline 15 Maret
Tulisan selanjutnya Presiden Erdogan di Forum Ekonomi Dunia Turki Boikot Forum Ekonomi Dunia yang Sebut Hamas sebagai Teroris

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?