Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rumah Sakit Kapal Prancis Merawat Ratusan Pasien Palestina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Januari 2024 16:43 4:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Januari 2024 16:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sekitar seribu pasien Palestina sudah dirawat di atas kapal militer Prancis yang difungsikan sebagai rumah sakit, yang melempar sauh di lepas pantai Mesir sejak akhir bulan November. Kapal itu akan mengakhiri misinya pada akhir pekan ini.

Dilansir Radio France Internationale (RFI) Senin (22/1/2024), dalam kurun dua bulan sejak November tahun lalu lebih dari 100 orang dirawat di atas kapal induk pengangkut helikopter Dixmude yang berlabuh di pelabuhan Al-Arish, Mesir, sekitar 40 kilometer jauhnya dari Gaza ke arah barat.

Ratusan orang lainnya dirawat akibat memgalami luka atau trauma yang disebabkan oleh serangan bom Zionis Israel atas Gaza.

Hassan, 23, yang lengan kanan dan kakinya diamputasi setelah dia dan saudara lelakinya terkena bom saat membagikan air di Gaza dua bulan lalu, mengatakan masih kesulitan untuk tidur.

“Saya terus mengalami mimpi buruk,” katanya kepada RFI. “Saya tidak dapat melupakan pemandangan yang saya lihat. Saya membayangkan bisa berbicara lagi dengan saudara lelaki saya, yang mati syahid. Saya melihatnya berbicara kepada saya sebelum dia meninggal.”

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Dokter jiwa Aurelie, satu dari 70 staf medis yang ditugaskan di kapal tersebut, memiliki pengalaman menangani post-traumatic stress syndrome (PTSD) tentara Prancis. Dia menjelaskan bahwa orang yang mengalami kejadian seperti Hassan adakalanya teringat kembali akan peristiwa mengerikan yang dialaminya terutama di malam hari.

Kapten kapal Dixmude Alexandre Blonce mengatakan kepada awak media bahwa misi merawat warga Palestina di Jalur Gaza yang tidak mendapatkan akses medis selama berbulan-bulan akibat perang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Akibat serangan tentara Zionis Israel yang sengaja menarget fasilitas kesehatan, puluhan klinik dan rumah sakit di Gaza tidak lagi dapat berfungsi, dan sisanya sudah melampaui kapasitas.

Dixmude merupakan satu dari dua kapal induk pengangkut helikopter milik militer Prancis yang dikerahkan untuk membawa bantuan kemanusiaan dan medis ke Gaza. Kapal itu memggantikan Tonnerre, yang selama sebulan melempar jangkar di perairan Mesir guna memasok kebutuhan dan memberikan layanan kesehatan.

Dixmude akan meninggalkan Al-Arish pada hari Sabtu dan pasien yang saat ini masih ada di atas kapal akan dipindah ke rumah sakit di Mesir.

Italia mengirimkan rumah sakit terapung serupa ke Mesir pada bulan Desember lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kapalpalestinaPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Muhammadiyah Skakmat Babe Haikal ‘Dukung Pizza Hut’
Tulisan selanjutnya Tembak Peledak yang Dipasang ‘Israel’, Pejuang Palestina Tewaskan 21 Tentara Zionis dalam 1 Serangan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Berita
2 Juni 2026 17:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?