Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

India dan Prancis Sepakat Kerja Sama Produksi Alat Pertahanan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Januari 2024 08:14 8:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Januari 2024 10:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– India dan Prancis bersepakat untuk melakukan kerja sama dalam produksi alat pertahanan, termasuk helikopter dan kapal selam, untuk memenuhi kebutuhan militer India dan negara-negara sahabat.

Kesepakatan itu dicapai saat kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke India, yang menemui Perdana Menteri Narendra Modi dan menghadiri jamuan kenegaraan yang digelar oleh Presiden Draupadi Murmu, kata pemerintah Delhi dalam pernyataan yang dirilis hari Jumat.

Macron dan Modi sepakat untuk memperluas hubungan bilateral dalam produksi alat pertahanan, energi nuklir, riset luar angkasa dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk pelayanan publik seperti perubahan iklim, kesehatan dan pertanian, kata pernyataan itu.

Tidak dijelaskan berapa nilai kerja sama yang sudah disepakati, lansir Reuters Sabtu (27/1/2024).

Setelah Rusia, Prancis merupakan pemasok persenjataan terbesar ke India, yang selama empat dekade terakhir mengandalkan pesawat-pesawat tempur buatan Prancis.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Para pemimpin kedua negara menyambut baik rencana pembangunan fasilitas layanan pemeliharaan, perbaikan dan perombakan alat pertahanan oleh perusahaan asal Prancis Safran, pembukaan laboratorium baru untuk mesin-mesin leading-edge aviation propulsion (LEAP) di India dan penambahan layanan untuk mesin-mesin jet tempur Rafale, serta kemitraan pembuatan helikopter.

Pertemuan pemimpin kedua negara digelar selama kunjungan 40 jam Macron ke India. Itu merupakan pertemuan kelima Macron-Modi sejak Mei 2023.

Selama di India, Macron turut menghadiri perayaan Hari Republik India dan menjadi tamu kehormatannya.

Konglomerat India Tata Group dan pabrikan pesawat Prancis Airbus telah menandatangani kesepakatan pembuatan helikopter sipil bersama, kata Menteri Luar Negeri India Vinay Kwatra.

Pabrikan mesin pesawat jet Prancis CFM International juga mengumumkan kerja sama dengan perusahaan India Akasa Air untuk pembelian lebih dari 300 mesin LEAP-1B untuk memperkuat 150 pesawat Boeing 737 MAX.

Akasa Air sebelumnya sudah memesan 76 pesawat Boeing tersebut yang diperkuat dengan mesin buatan CFM itu, yang 22 di antaranya saat ini sedang dipergunakan.

India dan Prancis sepakat untuk memperkuat patroli keamanan di bagian barat daya Samudera Hindia, serta meningkatkan kerja sama misi pengintaian dari teritori Prancis di La Reunion yang dibuat pada 2020 dan 2022.

Presiden Macron mengatakan pihaknya akan menciptakan kondisi untuk menarik minat 30.000 mahasiswa India per tahun berkuliah di Prancis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendukung ‘Israel’ Gunakan Teknologi AI Arahkan Warganet Mendukung Kejahatannya
Tulisan selanjutnya Tahun 2023 Warga Malaysia Kehilangan RM1,34 Miliar Akibat Online Scam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?