Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Negara Arab Ingin Otoritas Palestina Jadi Pengelola Gaza Pasca Perang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 Januari 2024 09:19 9:19 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 Januari 2024 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Para pejabat tinggi keamanan nasional dari sejumlah negara Arab melakukan pertemuan rahasia di Riyadh untuk membahas rencana terhadap Gaza setelah perang, termasuk menempatkan Otoritas Palestina (PA) yang dipimpin Mahmoud Abbas.

Tiga narasumber yang mengetahui pertemuan tersebut mengatakan kepada Axios bahwa negara Arab tersebut yakni Arab Saudi, Yordania, Mesir dan Otoritas Palestina (PA).

Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh penasihat keamanan nasional Arab Saudi, Musaed bin Mohammed al-Aiban, dan melibatkan direktur Badan Intelijen Umum Palestina, Majed Faraj, serta rekan-rekannya dari Mesir dan Yordania, kata sumber-sumber tersebut.

Media AS itu menambahkan bahwa sementara PA dan sekutu-sekutu Arabnya sedang membahas rencana saat konflik berakhir, pemerintah Israel menolak untuk mengklarifikasi rencana tersebut jika mereka berhasil mengalahkan Hamas.

Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu menentang menyerahkan Gaza kepada PA, namun ia belum secara terbuka mengusulkan alternatif.

Baca Juga

Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan
Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam
Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 
Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi
Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji

Namun, sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh Kementerian Intelijen “Israel” pada bulan Oktober merekomendasikan “Israel” untuk menduduki Gaza secara langsung dan memindahkan 2,3 juta penduduknya ke Semenanjung Sinai di Mesir.

Baca juga: Populernya Hamas, Meredupnya Otoritas Palestina dan Mahmoud Abbas

Beberapa menteri kabinet “Israel” dan anggota Knesset, termasuk Itamar Ben Gvir dan Bezalel Smotrich, menghadiri Konferensi Kembali ke Gaza pada tanggal 28 Januari untuk mendiskusikan pembangunan pemukiman Yahudi di Gaza.

Gedung Putih menyatakan bahwa mereka ingin PA melakukan reformasi dan memiliki peran dalam mengatur Gaza pasca-perang, namun sejauh ini tunduk pada Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu dalam semua aspek perang, termasuk menyetujui pembunuhan sejumlah besar warga sipil Palestina.

Dalam pertemuan di Riyadh, para kepala keamanan Saudi, Mesir dan Yordania mengatakan kepada Faraj bahwa PA perlu melakukan reformasi yang serius, kata sumber-sumber tersebut.

Penasihat keamanan nasional Arab Saudi mengatakan pada pertemuan itu bahwa kerajaan masih ingin menormalkan hubungan dengan Israel “sebagai imbalan atas langkah-langkah praktis dan tidak dapat dibatalkan oleh Israel yang akan menciptakan jalan menuju negara Palestina, meskipun negara semacam itu tidak akan segera didirikan,” kata Axios.

Perjanjian Oslo 1993 juga menetapkan kerangka kerja bagi pembentukan negara Palestina di masa depan. Namun, pemimpin Israel pada saat itu, Yitzhak Rabin, mengakui bahwa ia tidak pernah berniat untuk mengizinkan berdirinya negara Palestina. Sebaliknya, Israel justru mempercepat pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki pada tahun-tahun setelah Oslo.*

Baca juga: Tak Ikut Berjuang, Otoritas Palestina Tegaskan Lagi Ingin Mengelola Gaza

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiBenjamin NetanyahugazaKonflik Palestina-IsraelOtoritas Palestinapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sukarelawan ukraina Negara Sedang Perang Pejabat Korupsi $40 Juta Anggaran Pertahanan Ukraina
Tulisan selanjutnya Diiringi Adzan Yang di-Pertuan Agong Ke-16 Malaysia Resmi Meninggalkan Istana

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seminar Hidayatullah Bahas Isu LGSP dari Perspektif Psikologi, Keluarga dan Hukum

Berita
9 Agustus 2026 08:00
Menguak Penyebab Kerusuhan Hindu dan Muslim di Nepal
Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’
Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Sejumlah Desa Tepi Barat

Terbaru

  • Inilah Lima Poin Utama Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki-Arab Saudi dan Pakistan
  • Liga Arab Sambut Pakta Pertahanan Makkah untuk Dunia Islam
  • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Bentuk Pakta Pertahanan Makkah: “Serang Satu, Hadapi Bertiga” 
  • Peringatan Arbain, Pro-Rezim Iran Bentrok dengan Pendukung Sadiq al-Shirazi
  • Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji
  • Seminar Hidayatullah Bahas Isu LGSP dari Perspektif Psikologi, Keluarga dan Hukum
  • Militer Uganda Beri Penghormatan Abang Benyamin Netanyahu dengan Patung Memorial di Entebbe
  • MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram
  • Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah
  • Pelajar Pelaku Penembakan di Sekolah Bergengsi Thailand Pendiam dan Kerap Main Game Kekerasan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Militer Uganda Beri Penghormatan Abang Benyamin Netanyahu dengan Patung Memorial di Entebbe

9 Agustus 2026 07:37
Berita

MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram

9 Agustus 2026 06:00
Berita

Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah

9 Agustus 2026 05:33
Berita

Pelajar Pelaku Penembakan di Sekolah Bergengsi Thailand Pendiam dan Kerap Main Game Kekerasan

9 Agustus 2026 04:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?