Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tak Ikut Berjuang, Otoritas Palestina Tegaskan Lagi Ingin Mengelola Gaza

Ahmad
Terakhir diupdate: 28 Desember 2023 06:48 6:48 am
Ahmad
Dipublikasikan 28 Desember 2023 08:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengumumkan 3 syarat bagi Otoritas Palestina (PA) untuk memikul tanggung jawab di Gaza, yang telah menjadi sasaran perang ‘Israel’ yang menghancurkan sejak 7 Oktober lalu, dengan mengatakan PA tidak akan meninggalkan Jalur Gaza sampai dibawah kekuasaanya.

Abbas berbicara selama wawancara dengan saluran Mesir “On” dan disiarkan di TV Palestina (pemerintah), pada Selasa malam, dan berkata, “Kami ingin penghentian pertempuran secara menyeluruh, membuka pintu bagi bantuan kemanusiaan, dan mencegah migrasi warga Palestina keluar dari tanah air mereka.”

“Kami meminta tiga poin ini. Setelah itu, jika ada jalan keluar (‘Israel’) dari Gaza, kami siap memikul tanggung jawab yang kami emban sekarang. Kami akan terus memikul tanggung jawab Otoritas Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem sebagai satu negara Palestina,” ujarnya.

Menanggapi pertanyaan apakah ada rencana atau kader untuk memerintah Gaza sehari setelah perang, dia menjawab, “Kami memiliki segalanya, dan kader ada di sana (…), kami tidak meninggalkan Gaza untuk kembali ke sana.”

Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) memenangkan pemilihan legislatif Palestina pada tahun 2006, dan setelah runtuhnya pemerintahan persatuan nasional, gerakan tersebut mengambil alih Gaza pada tahun berikutnya, mengingat perselisihan yang masih terjadi antara Gerakan Fatah (sekuler) dipimpin oleh Mahmoud Abbas.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Kami hadir di Gaza, dan kami memiliki institusi, kader, dan pemuda. Kami membayar Gaza, masyarakat dan institusi, 140 juta dolar per bulan. Kami hadir di Gaza. Saat ini, di antara menteri kami, 5 orang adalah dari Gaza, dan 3 orang adalah penduduk di sana,” kata pemimpin dukungan Amerika dan Isreal ini.

Dia melanjutkan bahwa visi Palestina adalah bahwa “Rakyat Palestina (Otoritas Palestina) ada di Gaza, bukan untuk kita kembali ke sana. Konferensi internasional (dapat diadakan) kapan saja, dan kami siap mempelajari situasinya, dasar legitimasi internasional dan penerapan legitimasi internasional dan negara Palestina yang meliputi Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem.”

Meskipun pemerintahan Presiden AS Joe Biden ingin Otoritas Palestina memikul tanggung jawab di Gaza setelah perang, Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu menolak opsi ini, dan ingin mempertahankan kontrol keamanan di Jalur Gaza.

Abbas mengatakan bahwa ‘Israel’ tidak menginginkan Otoritas Palestina berada di Gaza, namun “mereka ingin tetap tinggal dan merebut sebagian (wilayah Palestina lainnya), namun dunia tidak setuju, dan secara teori Amerika tidak setuju dengan hal tersebut.”

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa komunikasi terus berlanjut dengan Mesir dan Yordania sebagai bagian dari upaya untuk menghentikan agresi, dan menambahkan bahwa “pertemuan akan segera diadakan dan mempertemukan lebih banyak negara seperti UEA dan Qatar untuk bekerja menghentikan agresi, dan untuk berbicara tentang apa yang terjadi setelah perang.”

Abbas menekankan bahwa “‘Israel’ ingin mengusir warga Palestina dari Tepi Barat dan Jalur Gaza seperti yang dilakukan pada tahun 1948.”

Dia menambahkan, “Rencana ‘Israel’, Netanyahu, dan pemerintahannya saat ini adalah menyingkirkan Palestina dan Otoritas Palestina.”

Abbas mengatakan ketidakpercayaanya kepada Amerika.  “Amerika adalah negara yang mendukung ‘Israel’, dan dengan satu sinyal (dari ‘Israel’) maka Amerika dapat menghentikannya (perang).”

“Kami tidak akan mempercayai Amerika (pemerintahan AS)” ketika mereka mengklaim bahwa mereka memberikan instruksi kepada ‘Israel’, namun ‘Israel’ tidak mendengarkan instruksi tersebut.

Sejak pecahnya perang, Amerika Serikat telah memberi ‘Israel’ dukungan militer, intelijen, dan diplomatik yang paling kuat, sampai-sampai para kritikus menganggap Washington sebagai “kaki tangan” dalam “kejahatan perang” ‘Israel’ di Gaza.

Abbas menggambarkan apa yang terjadi di Gaza sebagai “tidak ada kejadian yang lebih besar dan lebih mengerikan di dunia ini selain Nakba tahun 1948,” dan menambahkan bahwa Gaza “membutuhkan puluhan miliar (dolar) untuk setidaknya kembali menjalani kehidupan baru,” ujarnya.

Sejak agresi ‘Israel’ 7 Oktober sudah lebih 20.000 warga Gaza gugur dan hancurnya wilayah yang telah diblokade lebih 17 tahun itu. Meski demikian, Hamas telah membebaskan 150 warga Palestina dari penjara ‘Israe’, sebaga bagian dari kesepakatan gencatan senjata negara itu dan kelompok Hamas pada 24-27 November.

Mayoritas tawanan yang dibebaskan adalah warga yang tinggal di Tepi Barat, yang dikuasai Otoritas Palestina, bukan Hamas. Sebaliknya, aparat Otoritas Palestina justru membantu penjajah ‘Israel’ menangkapi warga anti-penjajah yang berunjuk rasa mendukung perlawanan.*

Baca: >> Survei: Mayoritas Warga Palestina Lebih Percaya Hamas, 90 Persen Mendesak Mahmoud Abbas Mundur

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASHeadlineMahmoud AbbasOtoritas Palestinapalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Muslim Dunia Habiskan Belanja Produk Halal sebesar USD Rp. 2,28 Triliun
Tulisan selanjutnya Bagaimana Rasanya jadi Muslim di India?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?