Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Muslimah Gaza Pakai Jilbab 24 Jam, Bahkan Saat Mereka Tidur

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Februari 2024 03:12 3:12 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Februari 2024 06:00
Bagikan
Pasien di sebuah Rumah Sakit di Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com – Hari pertama di bulan Februari diperingati sebagai Hari Hijab Sedunia, didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran akan diskriminasi yang dihadapi oleh Muslimah karena keyakinan agama mereka dan mengkampanyekan kepada dunia bahwa hijab adalah hak asasi.

Daftar isi
  • Selalu Siapkan Mukena
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Meskipun hijab adalah pakaian yang umum dikenakan oleh banyak perempuan Muslim karena berbagai alasan, baik agama maupun budaya, beberapa Muslimah di Barat masih menghadapi pertanyaan tentang itu.

Pertanyaan seperti, “Apakah Anda mandi dengan hijab?” atau “Apakah Anda tidur dengan hijab?” adalah beberapa pertanyaan konyol yang sering dihadapi para Muslimah di negara Islam menjadi agama minoritas.

Namun, bagi perempuan Palestina di Gaza, pertanyaan-pertanyaan ini mencerminkan kenyataan pahit dalam kehidupan sehari-hari mereka, terutama selama agresi yang dilancarkan oleh Israel di Gaza, di mana hingga kini telah menewaskan hampir 27.000 orang sejak 7 Oktober 2023.

“Selama perang, saya memakai jilbab saat tidur. Saya khawatir kemungkinan serangan yang dapat memaksa kami meninggalkan rumah secara tiba-tiba,” kata Dana Al Ghossain, seorang guru bahasa Inggris.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Saya memeluk anak-anak saya erat-erat, berusaha merasa nyaman dan mencoba tidur, berharap untuk melarikan diri dari kenyataan yang menyakitkan ini,” kata ibu dua anak ini kepada TRT World.

Sebagian besar perempuan berhijab di Gaza mengalami masalah seperti Dana, karena mereka harus menyesuaikan diri dengan kehidupan di bawah pengepungan Israel. Para Muslimah harus berbagi tempat di pengungsian dengan ratusan orang yang tidak memberikan mereka privasi.

Kekhawatiran akan serangan yang terus menerus inilah yang membuat para perempuan Gaza untuk bersiap-siap menyelamatkan diri atau menghadapi keadaan yang lebih buruk, sambil berusaha tetap menutup aurat mereka.

Baca juga: Muslimah Swedia Gugat Klinik Kesehatan Usai Dipaksa Lepas Hijab

Selalu Siapkan Mukena

Sebagian besar perempuan Muslim di Gaza juga mengenakan mukena dikenal dengan nama ‘isdal’ atau ‘toub salah’ – yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah saat sholat.

Namun, pada masa perang, perempuan Palestina secara konsisten mengenakannya sebagai sarana untuk melindungi kesopanan mereka dan menghindari kemungkinan hijab mereka terbuka jika terjadi cedera atau kematian, yang mungkin terjadi kapan saja.

Eman Shanti, seorang wanita Palestina dari Gaza, mengatakan bahwa mukena ini menjadi “seragam resmi mereka dalam keadaan darurat” dalam situasi mengerikan.

Ketika ditanya tentang pendapatnya tentang Hari Hijab Sedunia, Dana dengan bangga mengatakan, “Mengenakan hijab adalah sebuah kebanggaan bagi saya, dan saya dengan teguh memakainya. Saya telah melalui semua pengalaman saya, termasuk tantangan yang saya hadapi selama perang dengan mengenakan hijab. Hal ini memiliki arti penting bagi saya,”

Di masa perang, sikap menjaga hijab para perempuan Gaza ini menjadi bukti kuat akan ketahanan dan iman yang tak tergoyahkan dari para perempuan Palestina di tengah situasi yang paling menantang.*

Baca juga: Lebih dari 27.000 Warga Gaza Gugur Seiring Meningkatnya Kekejaman Zionis ‘Israel’

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:auratgazaHari Hijab SeduniahijabjilbabMuslimahperempuan Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Google, Microsoft dan Amazon Buka Kantor di Arab Saudi
Tulisan selanjutnya Petugas Imigrasi Malaysia Periksa Dokumen Orang Asing di Pusat Perbelanjaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?