Hidayatullah.com—Sebanyak empat imam asal Al-Azhar Al-Sharif, Mesir dijadwalkan berada di masjid-masjid terpilih di seluruh Malaysia untuk memimpin shalat tarawih selama bulan Ramadhan.
Mantan Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama), Datuk Seri Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri mengatakan imam tersebut adalah anggota Pusat Fatwa Elektronik Global Al-Azhar, Syeikh Saber Hosny dan Syeikh Ahmed Ibrahim Elmashad; Dosen Hadits Universitas Al-Azhar, Syeikh Dr Ahmed Mohammed Shebl dan pemenang lomba hafalan Al-Quran Universitas Al-Azhar, Muhammad Musa Kasozi.
Menurutnya, imam tersebut diberangkatkan ke Malaysia melalui program Mubadarah Qurra’ al-Quran.
“Dengan senang hati saya informasikan bahwa Ulama Besar Anggota Ahlus Sunnah Waljamaah, Al-Imam Al-Akbar Syeikh Prof Dr Mohammad Ahmad Tayyib, Ketua Majelis Hukama ‘Al-Muslimin, telah mengeluarkan resolusi untuk bekerjasama dalam pengiriman ini.
“Sebagai anggota Dewan Hukama ‘Al-Muslimin yang diberi tanggung jawab oleh Syeikh Azhar untuk mengelola program para imam tersebut di Malaysia, saya akan menginformasikan jadwal mereka dalam waktu dekat,” ujarnya.
“Semua biaya transportasi, akomodasi, dan sebagainya ditanggung oleh organisasi yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) ini,” katanya dalam postingan Facebook pada hari Ahad.
Lebih lanjut Zulkifli mengatakan, program ini merupakan wujud hubungan baik yang sudah terjalin lama antara Al-Azhar Al-Sharif, Dewan Hukama’ Al-Muslimin dan negara, khususnya pemerintah dan umat Islam di Malaysia.
“Semoga Al-Imam Al-Akbar Syeikh Prof Dr Mohammad Ahmad Tayyib dilimpahkan kesehatan jangka panjang untuk memimpin umat,” katanya.
“Saya juga berdoa agar hubungan Al-Azhar Al-Sharif dan Malaysia tetap utuh demi kemaslahatan pelajar dan umat Islam di seluruh negara bagian,” ujarnya.*