Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mengaku Gagal Cegah Serangan 7 Oktober, Kepala Intelijen ‘Israel’ Mundur

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 April 2024 21:38 9:38 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 April 2024 19:00
Bagikan
Warga Gaza naik tank yang dihancurkan pejuang Al-Qassam, sayap militer Hamas, 7 Oktober 2023
Bagikan

Hidayatullah.com – Militer entitas Zionis Israel mengatakan bahwa kepala korps intelijennya telah mengundurkan diri karena gagal mencegah serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober yang berhasil menembus pertahanan Israel yang dibanggakan.

Aharon Haliva, kepala intelijen militer Israel, menjadi tokoh senior Israel pertama yang mengundurkan diri pada hari Senin, setelah serangan tersebut, yang diklaim oleh Israel telah menewaskan 1.200 orang dan sekitar 250 lainnya disandera.

“Mayor Jenderal Aharon Haliva, berkoordinasi dengan kepala staf umum, telah meminta untuk mengakhiri posisinya, menyusul tanggung jawab kepemimpinannya sebagai kepala direktorat intelijen untuk peristiwa 7 Oktober,” kata militer dalam sebuah pernyataan lansir TRT World (22/04).

“Diputuskan bahwa MG Aharon Haliva akan mengakhiri jabatannya dan pensiun dari IDF (tentara), setelah penggantinya ditunjuk dalam proses yang tertib dan profesional.”

Baca juga: Sejumlah Kementerian Zionis Diserang Hacker Dunia  

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Dalam surat pengunduran dirinya, Haliva mengaku bertanggung jawab atas kegagalannya mencegah serangan tersebut.

“Pada hari Sabtu, 7 Oktober 2023, Hamas melakukan serangan mendadak yang mematikan terhadap negara Israel,” tulisnya dalam surat tersebut, yang salinannya diberikan kepada para jurnalis oleh pihak militer.

“Divisi intelijen di bawah komando saya tidak memenuhi tugas yang dipercayakan kepada kami… Saya membawa hari kelam itu bersama saya sejak saat itu. Hari demi hari, malam demi malam. Saya akan selamanya membawa rasa sakit yang mengerikan dari perang.”

Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kepala staf militer menerima permintaan pengunduran diri Haliva dan berterima kasih atas pengabdiannya.

Pengunduran dirinya dapat membuka jalan bagi para petinggi keamanan Israel lainnya untuk menerima kesalahan karena tidak mencegah serangan tersebut dan mengundurkan diri.*

Baca juga: (Video) Detik-Detik Pemukim Israel Tendang Bendera Palestina yang Dipasangi Peledak

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:7 OktoberBrigade Al-QassamHAMASintelijenisraelpalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Damian Sobol Relawan WCK asal Polandia Relawan WCK asal Polandia yang Dibunuh Israel Dianugerahi Penghargaan Anumerta
Tulisan selanjutnya Botol Plastik Kresek Dibahas Negosiator 175 Negara di Kanada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Zaitun Rasmin Kembali Pimpin Wahdah Islamiyah, Terpilih untuk Periode 2027–2031
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?