Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Militer Myanmar Siksa dan Bunuh Sedikitnya 50 Warga Desa di Rakhine

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Juni 2024 14:49 2:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Juni 2024 14:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sedikitnya 50 orang warga di sebuah desa di negara bagian Rakhine dibunuh oleh tentara Myanmar, kata penduduk setempat dan pasukan oposisi.

Sejumlah saksi mengatakan kepada BBC selama dua setengah hari warga desa mengalami teror oleh tentara, yang menutup mata, memukuli, menyiramkan bensin ke tubuh mereka dan memaksa sebagian orang meminum air kencing tentara.

Militer mendatangi desa tersebut guna mencari para pendukung Arakan Army (AA), yang sekarang menjadi salah satu milisi etnis paling efektif memerangi junta Myanmar.

Lima puluh satu orang berusia antara 15 dan 70 tahun “disiksa secara keji dan dibunuh”, kata National Unity Government (NUG), yang mewakili pemerintahan sipil yang digulingkan junta lam sebuah pernyataan.

AA memperkirakan jumlah orang yang dibunuh tentara Myanmar lebih dari 70 orang, lapor BBC Kamis (6/6/2024).

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Mereka (tentara) bertanya kepada kaum laki-laki apakah AA ada di desa ini,” kata seorang perempuan kepada BBC.

“Apa pun jawaban yang mereka berikan, apakah mereka mengatakan AA ada di sana atau tidak, atau mereka tidak tahu, tentara akan memukuli mereka.”

“Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri suami saya dibawa ke sebuah kendaraan militer. Putra saya dipisahkan dari kami berdua, dan saya tidak di mana dia sekarang. Saya tidak tahu apakah suami dan pitra saya masih hidup atau sudah mati,” kata wanita itu.

NUG berhanji akan menuntut secara hukum mereka yang terlibat dalam kejahatan kemanusiaan di Byai Phyu itu. 

AA menuding pasukan junta Myanmar melakukan pemerkosaan beramai-ramai terhadap sejumlah wanita di Byai Phyu.

Junta membantah semua tuduhan penyiksaan, menyatakan bahwa mereka hanya bertindak demi “perdamaian dan keamanan” di desa tersebut, setelah melihat ada bunker karung pasir di sana. Mereka menuduh Arakan Army melakukan serangan dengan drone dari daerah itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Arakan ArmymyanmarRakhine
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya umar bin Khattab Jumlah Jutawan di Dunia Semakin Banyak
Tulisan selanjutnya Sejarah Mubahalah dalam Al-Quran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?