Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pistol yang akan Dipakai Bunuh Diri Napoleon Bonaparte Laku €1,69 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 8 Juli 2024 09:50 9:50 am
Ama Farah
Dipublikasikan 8 Juli 2024 09:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua pistol milik Napoleon Bonaparte, yang salah satunya dulu konon akan dipakai untuk bunuh diri, laku terjual di sebuah rumah pelelangan di Prancis dengan harga €1,69 juta.

Pistol yang dibuat oleh pabrik senjata di Paris Louis-Marin Gosset itu awalnya diduga akan laku terjual antara €1,2 juta dan €1,5 juta.

Keduanya dijual pada hari Ahad (7/7/2024) di rumah pelelangan Osenat, yang berada di samping Istana Fontainebleau, di mana dulu Napoleon Bonaparte berusaha untuk bunuh diri usai turun tahta pada 1814.

Penjualan kedua pistol tersebut dilakukan setelah Kementerian Kebudayaan Prancis belum lama ini memasukkannya sebagai warisan nasional yang tidak boleh dijual ke luar negeri, lansir BBC.

Ini artinya, pemerintah Prancis sekarang memiliki waktu 30 bulan untuk membelinya dari pemilik baru, yang tidak disebutkan namanya. Itu juga berarti pistol-pistol tersebut hanya dapat dibawa ke luar Prancis untuk jangka waktu terbatas.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Senjata api kuno itu berhiaskan emas dan perak, dan menampilkan ukiran profil diri Napoleon.

Konon, Napoleon bermaksud menggunakan pistol tersebut untuk bunuh diri pada malam 12 April 1814 menyusul kekalahan tentaranya oleh pasukan asing yang berarti dia harus menyerahkan kekuasaannya.

Namun, pengawal utamanya Armand de Caulaincourt mengeluarkan bubuk mesiu dari pistol-pistol tersebut dan Napoleon justru kemudian menenggak racun, tetapi selamat.

Napoleon kemudian memberikan pistol-pistol itu kepada Caulaincourt, yang kemudian diwariskan secara turun-temurun kepada anak-cucunya.

Juga termasuk dalam penjualan adalah kotak penyimpanan asli pistol dan berbagai aksesorisnya termasuk perlengkapan untuk memasukkan bubuk mesiu.

Pelelang Jean-Pierre Osenat mengatakan sebuah gambar diri Napoleon di masa “terendah dalam hidupnya” juga ikut dijual bersama benda-benda bersejarah tersebut.

Benda-benda peninggalan Napoleon termasuk barang lawas yang banyak diburu kolektor. Salah satu topi khasnya laku terjual €1,9 juta pada November 2023.

Pemimpin besar Prancis di masanya itu kembali menduduki kekuasaan pada 1815 setelah diasingkan ke Pulau Elba di kawasan Mediterania, tetapi dia akhirnya kalah dalam Pertempuran Waterloo.

Napoleon Bonaparte meninggal dunia tahun 1821 pada masa pengasingan diri kedua, di Pulau St.Helena di kawasan Atlantik Selatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Napoleon BonapartePrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Pro-Palestina Terbitkan Daftar Universitas Inggris Pendukung ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Putra Mahkota Dubai Sheikh Hamdan Umumkan Mega Proyek Wisata Pantai Jebel Ali

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?