Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Al-Qur’an Menggema di Wisuda Militer Suriah, Tak Pernah Terjadi di Era Bashar

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Juli 2025 13:05 1:05 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Juli 2025 12:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Sebuah pemandangan tak biasa mewarnai upacara kelulusan Akademi Militer Suriah pada Selasa (1/7/2025), ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema secara terbuka di hadapan ribuan tentara dan pejabat militer. Peristiwa ini menjadi momen simbolik penting yang belum pernah terjadi secara terang-terangan di era Presiden Bashar al-Assad sebelumnya.

Upacara kelulusan yang digelar di Akademi Militer Aleppo tersebut merayakan selesainya pelatihan militer bagi 3.000 anggota Divisi ke-76 Angkatan Darat Arab Suriah. Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi militer dan tokoh sipil, termasuk Menteri Pertahanan Mayor Jenderal Insinyur Marhaf Abu Qasra.

في مشهد غير مألوف.. شهدت مدينة حلب افتتاح حفل تخريج دفعة جديدة من الجيش السوري بتلاوة آيات من القرآن الكريم، وهو ما لاقى ترحيبًا واسعًا بين السوريين الذين لم يعتادوا على مثل هذه المشاهد في عهد النظام الساقط.#يني_شفق #فيديو #سوريا pic.twitter.com/NmvMJRgZZ6

— يني شفق العربية (@YeniSafakArabic) July 2, 2025

Dalam prosesi resmi, para lulusan mempersembahkan parade militer spektakuler yang mencakup aksi infanteri, kendaraan lapis baja, unjuk kekuatan helikopter dan drone, serta simulasi airdrop.

Namun, yang menjadi sorotan justru pembukaan acara dengan lantunan Al-Qur’an, yang menurut pengamat regional merupakan hal baru dalam protokol militer Suriah modern.

“Ini bukan hanya acara kelulusan. Lantunan ayat suci di depan formasi militer adalah pesan kuat bahwa fase baru sedang dimulai dalam tubuh tentara nasional,” ujar seorang analis politik Suriah kepada Al-Mayadeen, meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Isyarat Perubahan Arah Politik dan Ideologi?

Dalam pidatonya, Menteri Pertahanan Marhaf Abu Qasra menyatakan bahwa kelulusan ini menjadi awal dari proses transformasi menyeluruh.

“Kelulusan angkatan baru ini menandai pembangunan struktur profesional, terorganisir, dan disiplin tinggi demi menciptakan tentara efisien yang mampu menjamin stabilitas dan keamanan Republik Arab Suriah,” ujarnya dikutip dari SANA News Agency.

Selain parade militer, para lulusan secara serempak mengucapkan sumpah setia kepada tanah air dan rakyat Suriah, disusul pemberian penghargaan kepada lulusan terbaik.

Namun, menurut laporan dari The Cradle dan Al-Akhbar, hadirnya pembacaan Al-Qur’an dalam acara militer skala nasional seperti ini dipandang sebagai indikasi reorientasi ideologis pasca-krisis, seiring dengan munculnya tekanan dari kelompok keagamaan dan upaya rekonsiliasi nasional.

“Selama lebih dari dua dekade, Suriah berada di bawah kendali rezim yang sangat sekuler. Agama dan militer dipisahkan secara ketat dalam simbol dan ekspresi publik. Kini, situasi berubah,” tulis Middle East Monitor dalam analisisnya.

Tentara Baru, Narasi Baru

Meskipun belum ada pernyataan resmi tentang perubahan kebijakan ideologis di tubuh militer, beberapa sumber menyebut bahwa kehadiran simbol-simbol keislaman dalam acara kenegaraan mulai diperlonggar sejak Suriah mulai membuka dialog politik internal pascakonflik berdarah yang berlangsung lebih dari satu dekade.

Laporan Syrian Observer menyebut bahwa penyebutan nilai-nilai keimanan kini semakin jamak diucapkan dalam pidato pejabat, terutama yang berkaitan dengan nasionalisme, pengorbanan, dan moralitas.

“Jika ini bukan perubahan rezim, maka ini adalah perubahan narasi,” tulis kolumnis Al-Jazeera Arabic menanggapi upacara kelulusan tersebut.

Munculnya bacaan Al-Qur’an dalam acara militer, selain menunjukkan rekonsiliasi simbolik dengan mayoritas Muslim Sunni, juga dapat dimaknai sebagai bentuk penguatan legitimasi moral di tengah upaya Suriah memulihkan citra nasional dan stabilitas internal.

Upacara kelulusan ini menandai bukan hanya regenerasi kekuatan militer Suriah, tetapi juga menjadi penanda bergesernya lanskap simbolik di negara yang selama ini dikenal sangat sentralistik dan sekuler.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Akademi Militer SuriahAleppobacaan al-QuranBashar al-AssadHeadlinemiliter peristiwaMiliter SuriahSyam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Ahmed al Sharaa: “Kebangkitan Syam Era Baru Harapan dan Persatuan”
Tulisan selanjutnya Gaya Hidup Childfree Dinilai Mendorong Bahaya Kanker Ovarium

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?