Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
BeritaIptekes

Bekas Gigitan Pada Tulang Bukti Gladiator Tarung Lawan Singa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 April 2025 16:10 4:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 April 2025 16:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas gigitan yang terdapat pada tulang kerangka seorang gladiator Romawi merupakan bukti arkeologis pertama tentang pertarungan antara manusia dengan singa, kata para pakar.

Kerangka manusia itu ditemukan dalam penggalian tahun 2004 di Driffield Terrace, York, Inggris. Situs itu sekarang dianggap sebagai satu-satunya pemakaman gladiator Romawi yang ditemukan masih dalam keadaan baik.

Pemeriksaan forensik menunjukkan kerangka itu milik seorang pria muda dengan lubang dan bekas gigitan pada tulang panggulnya, yang kemungkinan besar disebabkan gigitan seekor singa.

Profesor Tim Thompson, pakar forensik yang memimpin studi itu, mengatakan ini pertama kalinya ada bukti fisik bahwa para gladiator zaman Romawi bertarung melawan kucing besar.

“Selama bertahun-tahun pemahaman kita tentang pertarungan gladiator Romawi dan pertunjukan hewan sangat bergantung pada teks-teks sejarah dan penggambaran artistik,” kata Thompson.

Baca Juga

Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

“Temuan ini memberikan bukti fisik, langsung pertama bahwa acara seperti itu benar terjadi pada masa itu, membentuk ulang persepsi kita akan budaya hiburan orang Romawi di kawasan ini,” papar profersor dari Maynooth University, Irlandia itu.

Para pakar menggunakan teknik forensik baru untuk menganalisis bekas luka, termasuk scan 3D yang menunjukkan bahwa hewan buas telah menyergap pria itu di bagian panggul.

“Kami bisa mengatakan bahwa gigitan itu terjadi di sekitar waktu kematiannya,” imbuh Thompson.

“Jadi ini bukan seekor hewan yang memangsa korbannya setelah dia mati – gigitan itu berkaitan dengan kematian pria tersebut.”

Selain memindai bekas luka, para ilmuwan juga membandingkan ukuran dan bentuknya dengan contoh-contoh bekas gigitan hewan jenis kucing besar di London Zoo.

“Gigitan pada individu ini sesuai dengan bekas gigitan seekor singa,” kata Prof Thompson kepada BBC News.

Lokasi gigitan memberikan informasi lebih lanjut kepada para peneliti tentang seputar kematian si gladiator.

Panggul, Prof Thompson menjelaskan, “bukanlah tempat singa biasanya menyerang, jadi kami pikir gladiator ini bertarung dalam suatu acara tontonan dan terpuruk tak berdaya, sehingga singa menggigitnya di bagian panggul lalu menyeretnya.”

Kerangka itu, milik seorang pria berusia antara 26 dan 35 tahun, dikubur dalam satu liang dengan dua jasad lain dan ditumpuk dengan tulang-tulang kuda.

Analisis sebelumnya terhadap tulang-tulang itu menunjukkan pria itu adalah Bestiarius – seorang gladiator yang dikirim untuk bertarung melawan hewan-hewan buas.

Malin Holst, seorang dosen senior bidang osteoarchaeology di University of York, mengatakan bahwa selama 30 tahun pengalamannya menganalisis tulang-belulang dia belum pernah menemukan bekas gigitan seperti itu.

Tidak hanya itu, menurutnya kerangka pria itu mengungkap cerita kehidupan yang singkat tetapi brutal.

Tulang-tulang pria itu dibentuk oleh otot-otot yang besar dan kuat. Ada bukti yang menunjukkan dia pernah mengalami luka di bagian pundak dan tulang belakangnya, yang berkaitan dengan kerja fisik berat dan pertempuran.

Holst, yang juga menjabat managing director di York Osteoarchaeology, menambahkan, “Ini merupakan temuan yang sangat menarik karena sekarang kita bisa membangun gambaran yang lebih baik tentang seperti apa kehidupan para gladiator ini.”

Hasil temuan itu, yang sudah dipublikasikan di Journal of Science and Medical Research PLoS One, juga menjadi bukti keberadaan hewan jenis kucing besar dan kemungkinan hewan eksotis lain di arena-arena yang terdapat di kota-kota seperti York.

Para pakar menduga adanya sebuah amphitheatre, meskipun belum ditemukan, di York pada masa Romawi yang menjadi tempat pertunjukan atau hiburan berupa pertarungan gladiator.

Kehadiran tokoh-tokoh dan pemimpin Romawi di York menunjukkan adanya gaya hidup mewah, oleh karenanya tidak mengejutkan jika di sana ada pertunjukan gladiator.

“Kita mungkin tidak pernah tahu apa yang membawa pria itu ke arena tersebut di mana dia kita duga bertarung dan ditonton sebagai hiburan bagi banyak orang,” kata David Jennings, pimpinan eksekutif York Archaeology. Namun, temuan itu sangat menarik karena menjadi bukti adanya pertarungan gladiator di tempat yang sangat jauh dari Colosseum of Rome, sebuah arena pertarungan yang kemegahannya mungkin setara dengan Stadion Wembley saat ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gladiatorRomawiSinga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sepanjang 20 Tahun YouTube 20 Miliar Video Diunggah
Tulisan selanjutnya Majelis UIama Indonesia Luncurkan Piagam Ukhuwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional

Berita
24 September 2026 10:41
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi

Terbaru

  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

27 September 2026 16:44
Berita

Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

27 September 2026 10:23
Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?