Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengunjuk Rasa Mendesak PM Libya Abdulhamid Dbeibah Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Mei 2025 21:05 9:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Mei 2025 21:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratusan pengunjuk rasa di Tripoli, hari Jumat (30/5/2025), dalam unjuk rasa mingguan ketiga menuntut pengunduran diri PM Abdulhamid Dbeibah, dari jabatan kepala pemerintahan Libya yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Para demonstran berteriak, “Dbeibah mundur”, “Hidup Libya” serta “Rakyat menginginkan pembubaran pemerintah”.

Sedikitnya 200 orang berunjuk rasa petang hari, dan disusul kemudian oleh beberapa ratus orang lainnya. Sebagian meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah lewat pengeras suara yang dipasang di mobil-mobil mereka, lapor AFP.

Menyusul keruntuhan rezim Muammar Qaddafi pada 2011 oleh aksi-aksi massa yang disokong NATO, Libya terpecah menjadi dia antara pemerintahan yang diakui PBB yang berpusat di Tripoli, yang saat ini dipimpin Dbeibah, dan rivalnya di bagian timur wilayah Libya yang dipimpin oleh keluarga bekas orang kuat militer Libya Jenderal Khalifa Haftar.

Pemilu yang seharusnya digelar pada Desember 2021 ditunda tanpa batas waktu disebabkan pertikaian di antara kedua pemerintahan tersebut.Kerusuhan yang terjadi belakangan ini terjadi menyusul bentrokan maut antar kelompok-kelompok bersenjata yang menguasai daerah berbeda di Tripoli, yang merenggut sedikitnya delapan nyawa, menurut laporan PBB.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Bentrokan itu dipicu oleh pembunuhan seorang pimpinan faksi bersenjata oleh kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan pemerintahan Dbeibah – 444 Brigade yang kemudian memerangi kelompok ketiga, Radaa yang menguasai sebagian wilayah timur Tripoli dan bandara di kota itu.

Bentrokan bersenjata juga terjadi setelah PM Dbeibah mengumumkan sejumlah perintah eksekutif berisi perintah perlucutan senjata Radaa dan pembubaran kelompok-kelompok bersenjata lainnya di Tripoli tetapi mengecualikan 444 Brigade.

Sejak itu pemerintah dan misi pendukung PBB di Libya mendesak dilakukannya upaya-upaya untuk mewujudkan gencatan senjata permanen.

Sabtu lalu, sebuah aksi unjuk rasa terpisah di Tripoli dilakukan oleh beberapa ratus orang guna menunjukkan dukungan mereka kepada Dbeibah.

Mereka mengecam kelompok-kelompok bersenjata dan menyerukan pemulihan Konstitusi 1951 Libya, yang dihapuskan oleh Qaddafi menyusul kudeta yang dipimpinnya pada 1969.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LibyaMuammar QaddafiPM Abdulhamid DbeibahTripoli
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Suriah Teken Kesepakatan Energi $7 Miliar dengan Perusahaan Qatar, Turki dan Amerika
Tulisan selanjutnya Presiden Chile palestina Chile Tarik Atase Militer dari ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?