Hidayatullah.com—Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyoroti peran strategis Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu pemerintah mengatasi kekurangan di berbagai sektor. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS yang berlangsung di Jakarta pada Jumat, 5 September 2025.
Dalam sambutannya, Pratikno menekankan bahwa BAZNAS memiliki potensi besar untuk menjadi mitra utama pemerintah dalam menangani isu-isu sosial dan ekonomi. “BAZNAS harus bisa membantu pemerintah menutupi kekurangan, terutama di sektor-sektor yang membutuhkan perhatian ekstra,” ujar Pratikno.
Lebih lanjut, Pratikno menyebut beberapa area prioritas yang bisa digarap BAZNAS, antara lain pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, serta bantuan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan BAZNAS akan menciptakan sinergi yang lebih kuat untuk mencapai target pembangunan nasional.
Peran Penting BAZNAS sebagai Mitra Pemerintah
Pratikno juga menggarisbawahi pentingnya efisiensi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. Ia berharap BAZNAS dapat terus meningkatkan transparansi dan memastikan penyaluran dana tepat sasaran.
“Dengan manajemen yang baik, dana zakat bisa memberikan dampak yang lebih signifikan bagi kesejahteraan umat,” tambahnya.
Rakornas BAZNAS tahun ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS dari seluruh Indonesia serta perwakilan dari kementerian/lembaga terkait. Acara ini menjadi momentum untuk menyusun strategi dan program kerja BAZNAS ke depan, selaras dengan prioritas pemerintah dalam pembangunan manusia dan kebudayaan.*




