Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Saudi Perkuat Hubungan dengan Pemerintah Baru Suriah lewat Proyek Rekonstruksi

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 September 2025 15:27 3:27 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 September 2025 06:00
Bagikan
Ahmad Al-Sharaa presiden Suriah dan Mohammed bin Salman MBS Arab Saudi
Bagikan

Hidayatullah.com – Arab Saudi mengumumkan proyek rekonstruksi baru dan pembersihan reruntuhan di ibukota Suriah, Damaskus. Hal ini menunjukkan hubungan yang semakin kuat antara kerajaan dengan pemerintah baru di Suriah.

Pusat Bantuan dan Aksi Kemanusiaan Raja Salman (KSRelief) mengatakan pada Ahad pihaknya akan memberikan paket bantuan yang nantinya dapat membantu pembersihan reruntuhan diperkirakan mencapai 75.000 meter kubik di daerah ibu kota dan sekitarnya.

Melansir Al Jazeera pada Senin (08/09/2025), kepala KSRelief, Abdullah Al Rabeeah mengatakan dalam sebuah acara di Damaskus bahwa badan amal tersebut “merasa terhormat untuk meresmikan sejumlah proyek kemanusiaan bagi rakyat Suriah”, termasuk yang berfokus pada kesehatan, ketahanan pangan, dan pendidikan.

Selain pembersihan puing, bantuan tersebut juga mencakup pembangunan kembali 34 sekolah di Aleppo, Idlib dan Homs. Serta pembangunan puluhan pabrik roti dan perbaikan infrastruktur pembuangan limbah di Damaskus.

Menteri Penanggulangan Bencana Suriah, Raed al-Saleh, mengungkapkan kesepakatan ini akan semakin menegaskan kekuatan hubungan kemanusiaan dan persaudaraan antara kedua negara.

Baca Juga

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

Sejumlah negara Teluk termasuk Arab Saudi dan Qatar telah memberikan dukungan ekonomi kepada Suriah sejak runtuhnya rezim Bashar al-Assad pada akhir 2024. Pada akhir Juli, Saudi menjanjikan investasi dan kesepakatan kemitraan senilai 6,4 miliar dolar AS dengan Suriah.

Bagian selatan dan timur Damaskus mengalami kerusakan parah selama pertempuran, dengan seluruh permukiman hancur menjadi puing-puing. Pemerintah baru di Damaskus telah berupaya mendapatkan investasi internasional untuk menggerakkan perekonomian negara tersebut.

KSRelief, di situs resminya, menegaskan pihaknya telah atau sedang mengoperasikan 422 proyek di seluruh Suriah senilai lebih dari 500 juta dolar AS. Mayoritas proyek tersebut berada di bidang kesehatan dan ketahanan pangan.

Arab Saudi telah menjadi pendukung utama pemerintahan baru di Damaskus, yang dipimpin oleh Presiden transisi Ahmad al-Sharaa, seorang anggota kelompok oposisi kelahiran Riyadh, dan mengunjungi negara itu untuk kunjungan internasional pertamanya.

Pada bulan Mei, Arab Saudi membantu menengahi pertemuan antara al-Sharaa dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang kemudian mendorong pencabutan semua sanksi terhadap Suriah.

Pada bulan Juli, Arab Saudi mengumumkan akan berinvestasi sebesar 2,9 miliar dolar di negara itu, dan berjanji untuk menanggung utang Suriah kepada Bank Dunia bersama dengan Qatar.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad al-Sharaaarab saudiKSRELIEFpemerintahan transisisuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Siap Bahas Proposal Gencatan Senjata Baru yang Diusulkan AS
Tulisan selanjutnya Darurat Kesehatan Mental di Aceh: 20.000 Penduduk Alami Gangguan Jiwa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman

Berita
25 Juni 2026 17:32
Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas

Terbaru

  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

25 Juni 2026 11:39
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Berita

Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS

24 Juni 2026 16:20
Berita

Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa

23 Juni 2026 22:31
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?