Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Siap Bahas Proposal Gencatan Senjata Baru yang Diusulkan AS

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 September 2025 12:27 12:27 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 September 2025 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas menyatakan kesiapannya membahas proposal gencatan senjata baru yang diajukan As melalui para mediator.

Daftar isi
  • ‘Israel’ terus-menerus menolak
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Kami menerima beberapa usulan dari pihak Amerika melalui para mediator untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan melalui Telegram pada Ahad (08/09/2025).

Hamas menyambut baik setiap langkah yang mendukung “upaya untuk menghentikan agresi terhadap rakyat kami” dan menunjukkan kesiapannya untuk “segera duduk di meja perundingan guna membahas pembebasan semua tahanan dengan imbalan deklarasi yang jelas untuk mengakhiri perang dan penarikan penuh (pasukan Israel) dari Jalur Gaza”.

Sebelumnya, Hamas juga telah menyetujui pembentukan komite Palestina independen untuk mengelola urusan administratif Gaza dan menuntut agar Israel memastikan komitmennya terhadap apa yang akan disepakati dalam kesepakatan tersebut, “untuk mencegah terulangnya pengalaman masa lalu di mana kesepakatan dicapai tetapi kemudian ditolak atau dibatalkan”.

‘Israel’ terus-menerus menolak

Disebutkan bahwa pada 18 Agustus, Hamas menerima usulan dari mediator Mesir dan Qatar berdasarkan usulan Utusan Khusus AS Steve Witkoff, tetapi “pendudukan (Israel) belum menanggapi sejauh ini, tetapi melanjutkan pembantaian dan kampanye pembersihan etnisnya”.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

“Oleh karena itu, gerakan Hamas terus berkomunikasi dengan para mediator untuk mengembangkan gagasan-gagasan ini menjadi kesepakatan komprehensif yang memenuhi tuntutan rakyat kami,” ujar Witkoff.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Ahad bahwa ia mengajukan proposal gencatan senjata dan perjanjian pertukaran sandera di Gaza, mengklaim hal tersebut juga didukung ‘Israel’. Namun, Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan mereka masih “mempertimbangkan secara serius” usulan Trump.

Hamas telah berulang kali menyatakan kesiapannya untuk mencapai kesepakatan komprehensif dengan ‘Israel’ guna membebaskan semua tawanan dengan imbalan tahanan Palestina, mengakhiri perang di Gaza, dan memastikan penarikan penuh pasukan penjajah dari wilayah pantai tersebut.

Akan tetapi, Netanyahu menolak usulan tersebut, dan lebih memilih menunda dan memberlakukan persyaratan baru di setiap tahap negosiasi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASDonald Trumpgenosida GazaHAMASKesepakatan Gencatan Senjata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Garis Merah untuk Gaza, demonstrasi pro Palestina di Brussel Belgia ‘Garis Merah untuk Gaza’, Puluhan Ribu Massa Gelar Aksi Dukung Palestina
Tulisan selanjutnya Ahmad Al-Sharaa presiden Suriah dan Mohammed bin Salman MBS Arab Saudi Saudi Perkuat Hubungan dengan Pemerintah Baru Suriah lewat Proyek Rekonstruksi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?