Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 Agustus 2026 14:38 2:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 Agustus 2026 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof Dr Makmun Murad menilai pers memiliki posisi penting sebagai salah satu pilar demokrasi. Menurutnya, kekuatan pers perlu terus diarahkan untuk memperkuat perkembangan demokrasi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Makmun dalam acara pemberian penghargaan kepada Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pers Prof Komarudin Hidayat menyerahkan Kartu Wartawan Utama Khusus kepada Haedar Nashir sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya dalam dunia jurnalistik.

Haedar diketahui telah aktif sebagai wartawan sejak 1984, ketika masih berstatus sebagai mahasiswa. Kiprahnya di dunia pers menjadi bagian dari perjalanan panjangnya dalam mengembangkan tradisi intelektual dan literasi di lingkungan Muhammadiyah.

Makmun berharap kekuatan pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga mampu mengambil peran strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat.

Peringatan Hari Literasi Muhammadiyah yang diperingati setiap 13 Agustus juga menjadi momentum untuk memperkuat tradisi membaca, menulis, dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan persyarikatan.

Baca Juga

CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia
Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz
Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas

Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah Dr Muchlas, M.T. menjelaskan, penetapan 13 Agustus sebagai Hari Literasi Muhammadiyah terinspirasi dari sejarah berdirinya media pergerakan Suara Muhammadiyah

Menurutnya, tradisi membaca dan menulis telah menjadi bagian yang mengakar dalam kehidupan warga serta tokoh Muhammadiyah sejak lama.

Penambahan kata “literasi” dalam peringatan tersebut, kata Muchlas, menegaskan bahwa budaya literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas jurnalistik, tetapi juga memiliki kaitan erat dengan pengembangan ilmu pengetahuan.

“Literasi tidak hanya berkaitan dengan kerja jurnalistik, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal MUI sekaligus Ketua MPW PP Muhammadiyah Amirsyah Tambunan yang hadir dalam kegiatan tersebut berharap Hari Literasi Muhammadiyah dapat menjadi momentum memperkuat ekosistem ilmu pengetahuan dan teknologi melalui media.

Menurut Amirsyah, keberadaan media di tengah perkembangan teknologi informasi telah menjadi kebutuhan penting masyarakat. Karena itu, penguatan literasi perlu dilakukan secara kolektif dan melibatkan berbagai elemen, termasuk dunia akademik.

Ia mendorong perguruan tinggi Muhammadiyah untuk mengambil peran lebih besar dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan persyarikatan.

Amirsyah menilai literasi tidak semestinya dipahami secara sempit sebatas kemampuan membaca dan menulis. Literasi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara tepat sehingga dapat menghasilkan pengetahuan serta solusi bagi persoalan kehidupan sehari-hari.

“Semua pihak harus memiliki kesadaran kolektif agar literasi tidak sekadar memiliki kemampuan untuk membaca, menulis, memahami, dan menganalisis, tetapi juga mampu menggunakan informasi untuk memberikan informasi yang solutif,” kata Amirsyah.

Ia menilai pemaknaan literasi yang terlalu sempit dapat menghambat perkembangan media dan ekosistem pengetahuan. Karena itu, dunia kampus perlu terus memperluas cakupan literasi dengan menyesuaikannya terhadap kebutuhan dan tantangan kehidupan modern.

Menurut Amirsyah, penguatan literasi juga dapat menjadi sarana untuk menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai Islam wasathiyah atau moderasi Islam. Nilai tersebut dinilai penting dalam membangun masyarakat yang mampu menghadapi perkembangan informasi secara kritis, bijak, dan konstruktif.

Melalui sinergi antara pers, dunia akademik, dan organisasi kemasyarakatan, peringatan Hari Literasi Muhammadiyah diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat budaya membaca, menulis, berpikir kritis, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di tengah masyarakat.

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:demokrasiHari Literasi MuhammadiyahHeadlineJurnalistikpers
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
Tulisan selanjutnya CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Eks Menag Yaqut Didakwa Rugikan Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji

Berita
12 Agustus 2026 13:37
Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
Promosi Miras dengan Tantangan Hafalan Surat Ad-Dhuha, Sounds Project Buat Klarifikasi
Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos

Terbaru

  • CDCC Siapkan Persidangan Kedua MCM Malindo, Bahas Konsep Negara Madani
  • Hari Literasi Muhammadiyah, Pers Didorong Jadi Penguat Demokrasi dan Ekosistem Ilmu Pengetahuan
  • Kasus Pilot Bawa 26 Kg Ekstasi, Malaysia Kirim Tim Investigasi ke Indonesia
  • Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia
  • Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz
  • Helikopter Tempur Apache Jatuh di Texas Dua Prajurit Amerika Tewas
  • Tangkap Dua Pelaku Promosi Miras Pakai Ayat Al-Quran, Polisi: Masih Kami Periksa
  • DPR Kecam Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Alquran, Belajar dari Kasus Holywings
  • Erdogan: ‘Israel’ Ingin Hapus Palestina, Mendukung Kemerdekaannya adalah Tanggung Jawab Umat Islam
  • Wamenag Minta Masyarakat Tenang, Kasus Promosi Miras di The Sounds Project Harus Diusut Tuntas

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Tangkap Dua Pelaku Promosi Miras Pakai Ayat Al-Quran, Polisi: Masih Kami Periksa

13 Agustus 2026 16:07
DPR RI Komisi IV
Berita

DPR Kecam Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Alquran, Belajar dari Kasus Holywings

13 Agustus 2026 16:00
Berita

Erdogan: ‘Israel’ Ingin Hapus Palestina, Mendukung Kemerdekaannya adalah Tanggung Jawab Umat Islam

13 Agustus 2026 15:00
Berita

Wamenag Minta Masyarakat Tenang, Kasus Promosi Miras di The Sounds Project Harus Diusut Tuntas

13 Agustus 2026 14:03
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?