Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Putra Bungsu Muammar Qaddafi Dibebaskan dari Penjara Libanon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 November 2025 16:20 4:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 November 2025 15:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Hannibal Qaddafi, pitra bungsu mendiang pemimpin Libya Muammar Qaddafi, dibebaskan dari tahanan di Libanon setelah dijebloskan ke dalam sel selama 10 tahun tanpa proses peradilan.

Pihak berwenang Libanon meringkus Hannibal, yang sekarang berusia 49 tahun, pada 2015 dengan tuduhan menyembunyikan informasi perihal nasib seorang tokoh Syiah Libanon yang hilang di Libya pada 1978, ketika dirinya baru berusia 2 tahun.

Kelompok-kelompok peduli HAM banyak yang mengecam tuduhan Libanon itu.

Dilansir BBC hari Selasa (11/11/2025), pengacaranya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa pihaknya membayar $900.000 sebagai uang jaminan untuk pembebasan kliennya.

“Ini merupakan akhir dari mimpi buruknya selama 10 tahun,” kata Laurent Bayon.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Pada bulan Oktober, seorang hakim menetapkan uang jaminan sebesar $11 juta untuk pembebasan Hannibal, tetapi kemudian dikurangi pekan lalu setelah tim penasihat hukumnya mengajukan keringanan, lapor AFP.

Bayon mengatakan kliennya akan segera meninggalkan Libanon ke tempat tujuan yang dirahasiakan.”Jika Qaddafi bisa ditahan secara sewenang-wenang di Libanon selama 10 tahun, itu karena sistem peradilan di sana tidak independen,” kata Bayon, kutip AFP.

Pada 2015, Hannibal Qaddafi sempat diculik oleh sebuah kelompok bersenjata di Libanon tetapi tidak lama kemudian dibebaskan. Dia kemudian diringkus oleh aparat Libanon.

Setelah ayahnya digulingkan dari kekuasaan dan dibunuh oleh para pemberontak pada 2011, Hannibal melarikan diri ke Suriah dan kemudian tinggal di Oman dengan status tahanan rumah bersama istrinya Aline Skaf.

Kasus hilangnya tokoh Syiah Libanon Musa al-Sadr di Libya pada 1978 menjadi sumber ketegangan di antara kedua negara itu selama puluhan tahun.

Hannibal Qaddafi masih berusia 2 tahun ketika Musa al-Sadr dilaporkan hilang, dan ketika dia sudah dewasa tidak memiliki jabatan penting di Libya, dia hanya dikenal karena melakoni gaya hidup mewah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China Singkirkan Dua Aplikasi Kencan Gay dari Apple
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ dan AS akan Asingkan 200 Pejuang Hamas yang Terperangkap di Rafah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?