Hidayatullah.com– Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres, hari Jumat (19/12/2025), mengecam penahanan 10 personel PBB lainnya oleh Houthi di Yaman, sehingga total 69 orang staf PBB yang ditahan oleh kelompok bersenjata Syiah tersebut.
Houthi yang bersekutu dengan Iran menahan kesepuluh orang itu pada hari Kamis, kata juru bicara PBB Stephane Dujarric, dan Sekjen Guterres mendesak supaya para tahanan itu segera dilepaskan, lapor Reuters.
“Penahanan-penahanan ini menghambat penyaluran bantuan kemanusian PBB di daerah-daerah yang dikontrol oleh Houthi. Ini berdampak langsung terhadap jutaan orang yang memerlukan bantuan dan menghalangi mereka dari mengakses bantuan yang dapat menyelamatkan hidupnya,” kata Dujarric.
PBB berulang kali menampik tuduhan Houthi yang mengatakan bahwa staf PBB atau berbagai operasi PBB di Yaman juga melakukan aktivitas spionase.
Houthi saat ini menguasai kebanyakan wilayah Yaman termasuk ibu kota Sanaa, sejak mereka merebut kekuasaa pada 2014 dan awal tahun 2015.*




