Hidayatullah.com– Saif al-Islam Qadhafi, putra mendiang pemimpin Libya Muammar Qadhafi, tewas dal serangan yang dilakukan oleh empat pelaku, kata sebuah sumber yang dekat dengan keluarga Qadhafi kepada Al-Arabiya hari Selasa (3/2/2026).
Pria berusia 53 tahun itu dibunuh di kota Zintan, 136 kilometer ke arah barat daya dari ibu kota Libya, Tripoli.
Sumber tersebut mengatakan para penyerang menembak Saif al-Islam di taman yang terdapat di kediamannya kemudian kabur melarikan diri. Belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu, kata sumber tersebut.Kantor berita Libya LANA juga melaporkan pembunuhan itu dengan mengutip keterangan Abdallah Othman, penasihat Saif Al-Islam.
Sumber-sumber di dalam tim politik Saif al-Islam mengatakan kepada Al-Arabiya bahwa empat orang bersenjata menyerbu kediamannya setelah merusak kamera-kamera pengawas.
Menurut sumber-sumber tersebut, Saif al-Islam melawan para penyerang dan terbunuh sekitar pukul 2:30 dini hari waktu setempat.
Saif al-Islam sejak lama dipandang sebagai pengganti ayahnya. Pada 2021, dia mengumumkan akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden, tetapi kemudian pemilu ditangguhkan tanpa batas waktu yang jelas.*




