Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

UNIFIL akan Tarik Kebanyakan Pasukannya dari Libanon Pertengahan 2027

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Februari 2026 19:42 7:42 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Februari 2026 19:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) berencana menarik sebagian besar pasukannya pada pertengahan 2027, kata juru bicaranya kepada AFP hari Selasa (10/2/2026), setelah mandat pasukan penjaga perdamaian itu berakhir tahun ini.

UNIFIL bertindak sebagai penyangga antara Israel dan Libanon selama beberapa dekade, dan membantu tentara Libanon dalam membongkar infrastruktur Hizbullah di dekat perbatasan Israel setelah perang baru-baru ini.

Di bawah tekanan dari Amerika Serikat dan Israel, Dewan Keamanan PBB tahun lalu memutuskan untuk mengakhiri mandat pasukan tersebut pada 31 Desember 2026, dengan “penarikan dan pengurangan yang tertib dan aman” dalam jangka waktu satu tahun.

Juru bicara Kandice Ardiel, mengatakan bahwa “UNIFIL berencana untuk mengurangi dan menarik seluruh, atau sebagian besar, personel berseragam pada pertengahan tahun 2027,” dan menyelesaikan penarikan tersebut pada akhir tahun.

Setelah mandat operasi UNIFIL berakhir pada 31 Desember tahun ini, proses pengiriman pulang personel dan perlengkapan UNIFIL akan mulai dilakukan, berikut pengalihan posisi yang mereka tempati ke pihak berwenang Libanon, kata Ardiel.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Selama proses penarikan, personel UNIFIL hanya diberi wewenang untuk melakukan tugas-tugas terbatas seperti melindungi personel PBB dan pangkalan-pangkalan serta mengawal proses pemulangan yang aman.

Ardiel mengatakan UNIFIL sudah mengurangi jumlah personelnya di bagian selatan Libanon hampir 2.000 kurun beberapa bulan terakhir, dan beberapa ratus lainnya bersiap untuk angkat ransel pada bulan Mei.

Personel UNIFIL saat ini berjumlah sekitar 7.500 yang berasal dari 48 negara.Ardiel mengatakan pengurangan personel itu merupakan dampak langsung dari krisis keuangan yang dialami badan-badan PBB.

Setelah UNIFIL keluar, Libanon berharap masih ada pasukan internasional yang berjaga di bagian selatan wilayahnya, meskipun jumlah mereka terbatas, dan Beirut mendesak negara-negara Eropa untuk tidak menarik pasukannya.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot di Beirut mengatakan bulan ini bahwa tentara pemerintah Libanon harus menggantikan posisi pasukan internasional yang ditarik.

Italia mengatakan negaranya bermaksud akan mempertahankan kehadiran pasukannya di Libanon setelah UNIFIL pergi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jerman Berencana Beli Drone Serbu Bernilai 536 Juta Euro
Tulisan selanjutnya Singkirkan Otoritas Palestina, Israel Percepat Pencaplokan Tepi Barat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?