Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Menteri Pertahanan Pakistan: Gegara Mafia Pengemis Negara Teluk Enggan Keluarkan Visa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Februari 2026 16:32 4:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Februari 2026 16:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Asif membagikan video mengejutkan di media sosial yang mengungkap bagaimana para pengemis di negara itu mendapatkan uang yang cukup untuk membeli rumah melalui jaringan terorganisir, yang dia katakan bahwa karena hal ini negara-negara di kawasan Teluk enggan mengeluarkan visa untuk warga Pakistan.

Video tersebut menunjukkan seorang pria Pakistan berbicara dengan seorang pengemis anak, yang bercerita bagaimana semua anggota keluarganya bekerja sama menghasilkan uang dalam jumlah banyak dengan cara mengemis.

Mengomentari video itu, Asif mengatakan mengemis sudah menjadi profesi yang terorganisir.

“Ada kontraktor resmi yang merekrut anak-anak, perempuan dan orang difabel palsu, dan mereka mendulang uang miliaran. Mafia yang sama ini yang mengekspor para pengemis ke negara-negara Teluk dalam jumlah ribuan,” kata Asif, seperti dilansir Khaleej Times Rabu (11/2/2026).

Muak dengan hal itu, negara-negara Teluk akhirnya sekarang enggan mengeluarkan visa untuk warga Pakistan, imbuhnya pada keterangan video.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Besaran masalah itu tampak pada data pemerintah. Kementerian Warga Pakistan di Luar Negeri dan Pengembangan Sumber Daya Manusia mengungkap bahwa lebih dari 7.800 warga Pakistan dideportasi dari negara-negara teluk antara tahun 2009 dan 2025 karena berbagai alasan, termasuk mengemis. Menangani masalah itu, otoritas Pakistan mulai membatalkan paspor warga yang dideportasi pada 2025.

Asif juga menuding petugas di bandara Pakistan ikut andil dalam pengiriman pengemis ke luar negeri, mengklaim bahwa di seluruh penjuru negeri, “bisnis” ini menyerap paling banyak “tenaga kerja”.

“Bisnis ini tidak akan eksis di kota mana pun tanpa adanya pembiaran dari pihak pemerintah daerah dan kepolisian,” tegas Asif.

Cerita Si Pengemis Anak

Di dalam rekaman video yang dibagikan itu, pria yang mengajak bicara bertanya kepada si pengemis anak tentang perolehannya. Anak lelaki itu menceritakan secara terperinci apa yang dia dan tiga saudara lelakinya dapatkan setiap hari – total rata-rata PKR12.000, menurut perhitungan pria tersebut. Apabila dirupiahkan maka jumlah itu setara 717.600 (PKR1 = 59,80 rupiah).

Ketika ditanya tentang saudara lelakinya yang tampak pincang, bocah itu mengakui bahwa saudaranya hanya “berakting” dan dia tidak benar-benar cacat.

Anak lelaki itu juga menceritakan bahwa keluarganya sudah membeli sebuah rumah di daerah Millat di kota Faisalabad, yang dijuluki Manchester-nya Pakistan disebabkan banyaknya industri tekstil di sana.

Pria yang menanyai bocah itu mendesak para pemirsa supaya lebih cermat dalam memberikan donasi selama bulan Ramadhan. Dia mengimbau supaya masyarakat lebih memperhatikan keluarga, kerabat dan teman yang jelas-jelas kesulitan membayar biaya pengobatan atau kekurangan pangan, daripada memberikan sedekah ke pengemis, yang menurutnya, hanya akan menyuburkan praktik buruk itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlinePengemis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Benjamin Netanyahu Resmi Gabung Board of Peace
Tulisan selanjutnya Mengoptimalkan Kreativitas Digital dengan Video AI dan Buat Logo yang Profesional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Berita
5 Juni 2026 05:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?