Hidayatullah.com– Salah satu pendiri kartel narkoba terkuat berbasis di Meksiko Jalisco New Generation Cartel (CJNG), Érick Valencia Salazar, mengaku bersalah dalam dakwaan-dakwaan berkaitan dengan perdagangan dan penyelundupan narkoba. Demikian diumumkan Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ).
Valencia Salazar, yang dikenal dengan julukan “El 85”, ditangkap oleh tentara pemerintah Meksiko pada 2022 di negara bagian Jalisco dan termasuk di antara 29 gembong narkoba yang diekstradisi ke Amerika Serikat pada Februari 2025 guna menjalani proses peradilan.
Drug Enforcement Administration (DEA) mengatakan Valencia Salazar “membantu mendirikan CJNG sehingga eksis sebagai kartel yang menggunakan tindak kekerasan sebagai model bisnisnya. Mereka tidak segan melakukan pembunuhan massal guna menguasai jalur perdagangan narkoba di kawasan Amerika.
Setelah menerima pengakuan bersalah terdakwa hakim akan menggelar sidang penetapan vonis hukuman pada 31 Juli, lapor BBC hari Sabtu (11/4/2026).
Dalam sebuah pernyataan, DOJ mengatakan bahwa Valencia Salazar sudah mengubah pernyataan tidak bersalah atas satu dakwaan konspirasi mengedarkan 5 kilogram atau lebih kokain ke Amerika Serikat. Dakwaan ini diancam dengan hukuman minimal 10 tahun penjara.
Jalisco New Generation Cartel (JNGC) merupakan salah satu organisasi kriminal terkuat di Meksiko.
Pada bulan Februari, para anggotanya melancarkan aksi kekerasan di 20 wilayah negara bagian Meksiko setelah muncul kabar bahwa pemimpinnya, Nemesio Oseguera Cervantes, yang lebih dikenal sebagai “El Mencho”, meninggal dunia akibat luka-luka yang dialaminya saat diringkus oleh pasukan keamanan Meksiko.*




