Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Caplok Wilayah Lebanon, Penjajah Israel Kuasai Ladang Gas Qana

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 April 2026 08:26 8:26 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 April 2026 08:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Juru bicara militer Israel menerbitkan peta wilayah yang mereka caplok dari Lebanon, termasuk ladang gas Qana. Zionis mengklaim pasukannya beroperasi di sana untuk menghancurkan “infrastruktur yang berafiliasi dengan Hizbullah.”

“Lima brigade militer beroperasi bersama pasukan Angkatan Laut secara bersamaan di selatan garis pertahanan depan di Lebanon selatan untuk menghancurkan infrastruktur yang berafiliasi dengan Hizbullah di daerah tersebut dan mencegah ancaman langsung terhadap kota-kota di utara,” kata Adraee.

Militer Israel awalnya menyebut area seluas 10 kilometer itu sebagai ‘Garis Kuning’. Menurut militer Israel, zona 10 kilometer tersebut mencakup 55 kota dan desa di Lebanon selatan.

Namun, peneliti Lebanon Ahmad Baydoun mengungkapkan bahwa area tersebut “mencakup sekitar 70 desa Lebanon – lebih banyak dari 55 desa yang dilaporkan oleh media Israel.”

Baydoun juga mencatat bahwa peta tersebut “sepenuhnya mencakup” ladang gas Qana.

Baca Juga

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Kesepakatan perbatasan maritim dicapai dengan pemerintah mantan perdana menteri Israel Yair Lapid – yang sekarang menjadi oposisi Benjamin Netanyahu.

Ketika kesepakatan itu tercapai, Netanyahu dan sekutunya mengecamnya, mengatakan bahwa pemerintah Lapid memberikan lebih dari yang seharusnya.

Ladang tersebut sebelumnya diperkirakan mengandung hingga 100 miliar meter kubik gas, dengan perkiraan nilai proyeksi berkisar antara $20 hingga $40 miliar.

Konsorsium internasional yang terdiri dari TotalEnergies dan perusahaan besar lainnya mulai melakukan pengeboran pada tahun 2023. Namun, para pejabat Lebanon diberitahu bahwa tidak ditemukan gas yang layak secara komersial di ladang tersebut.

Setelah gagal mengalahkan Hizbullah dan meninggalkan tujuannya untuk merebut wilayah Lebanon hingga Sungai Litani, Tel Aviv mengumumkan rencana untuk membangun zona penyangga 10 kilometer di selatan.

Israel secara terbuka menyatakan niatnya untuk menghancurkan seluruh kota dan desa. Menteri Pertahanan Israel Katz baru-baru ini mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penduduk kota-kota tersebut tidak akan diizinkan untuk kembali.

Sejak gencatan senjata awal bulan ini, pasukan Israel tetap ditempatkan di selatan, terus menerus memasang bahan peledak di seluruh lingkungan sambil merekam penghancuran tersebut dan mempublikasikannya secara daring.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelLadang GasLebanonpenjajahan Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dr. Abu Syahbah Menepis Badai Syubhat terhadap Sunnah Nabawiyah
Tulisan selanjutnya (Video) Perlawanan Palestina Sergap Milisi yang Didukung Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Berita
1 September 2026 12:00
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Audiensi antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI dalam membahas potensi dan tata kelola pelaksanaan dam Haji di Indonesia, termasuk peluang pemanfaatan daging dam bagi masyarakat yang membutuhkan di Jakarta, Rabu (292026). ANTARAHO-Baznas RI
Berita

Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

3 September 2026 15:08
Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

3 September 2026 14:11
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?