Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dua Agen Amerika yang Tewas di Meksiko Usai Operasi Narkoba Tidak Punya Izin Kerja

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 April 2026 19:01 7:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 April 2026 19:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua agen pemerintah Amerika Serikat tewas dalam kecelakaan mobil usai ambil bagian dalam pemusnahan sebuah pabrik narkoba ilegal di negara bagian Chihuahua, Meksiko. Ternyata menurut pemerintah setempat keduanya tidak memiliki izin untuk beroperasi di negara itu.

Kedua agen AS tersebut, yang dikabarkan bekerja untuk dinas intelijen Amerika CIA, terlibat dalam penggerebekan atas sebuah pabrik narkoba di Chihuahua pada pertengahan April sebelum kendaraan mereka tergelincir dari jalan di pegunungan dan meledak, lapor BBC.

Menyusul investigasi yang diperintahkan oleh Presiden Claudia Sheinbaum, Kementerian Keamanan Meksiko mengatakan bahwa kedua agen AS itu tidak memiliki akreditasi untuk berpartisipasi dalam aktivitas operasional dan bahwa otoritas federal tidak diberitahu perihal keberadaan mereka di Meksiko.

Insiden ini terjadi di tengah memburuknya hubungan antara Meksiko dan Amerika Serikat perihal sejumlah isu berkaitan dengan pemberantasan narkoba.

Sheinbaum terus ditekan oleh Presiden AS Donald Trump untuk memberantas perdagangan narkoba, tetapi berulang kali menolak tawaran operasi kontra-narkoba yang dipimpin AS di dalam wilayahnya. Sebagaimana diketahui, Trump menuding Meksiko menjadi pintu penyelundupan narkoba yang masuk ke Amerika Serikat dari negara-negara Amerika Selatan.

Baca Juga

Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana
Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian

Sheinbaum bersikeras menyatakan bahwa aparat asing hanya bisa beroperasi di wilayah Meksiko jika sudah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah federal, dan menegaskan bahwa kedaulatan negaranya tidak boleh dilanggar.

Hari Sabtu (26/4/2026) Kementerian Keamanan Meksiko mengatakan bahwa catatan keimigrasian menunjukkan salah satu dari agen tersebut memasuki Meksiko sebagai “pengunjung”, sementara satunya datang ke negara itu dengan menggunakan paspor diplomatik.

“Keduanya tidak memiliki akreditasi resmi untuk ambil bagian dalam aktivitas operasional di dalam wilayah negara ini,” kata Kemenhan Meksiko dalam sebuah pernyataan, seraya menggarisbawahi bahwa agen asing dilarang melakukan atau terlibat operasi apapun tanpa persetujuan dari otoritas federal.

Media AS sebelumnya melaporkan bahwa kedua agen itu bekerja untuk CIA dalam membasmi penyelundupan narkoba di kawasan itu, yang merupakan salah satu agenda pemerintahan Trump.Kecelakaan mobil terjadi pada 19 April, ketika konvoi aparat dalam perjalanan pulang dari penggerebekan sebuah pabrik methamphetamine di daerah terpencil di pegunungan. Kendaraan yang mereka tumpangi tergelincir dan masuk ke jurang kemudian meledak. Dua anggota Chihuahua State Investigation Agency juga tewas dalam insiden itu.

Kepala Kejaksaan Chihuahua César Jáuregui dalam sebuah konferensi pers mengatakan bahwa kedua agen AS itu merupakan “instruktur” dari Kedutaan AS yang terlibat dalam kegiatan pelatihan yang merupakan bagian dari kerja sama yang biasa dilakukan oleh kedua negara.

Bulan September 2025, hasil investigasi Reuters menemukan bahwa CIA melakukan operasi rahasia di Meksiko selama bertahun-tahun untuk melacak keberadaan para penyelundup narkoba yang paling mereka buru.

Dengan persetujuan pemerintah Meksiko, CIA memberikan pelatihan kepada sejumlah unit keamanan tertentu Meksiko, dukungan finansial berikut perlengkapan untuk operasi, termasuk biaya perjalanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya masjid al-Aqsa palestina Israel Larang Syekh Raed Salah dan Syekh Kamal Masuk Masjidil Aqsha
Tulisan selanjutnya Australia akan Pajaki Media Sosial yang Menolak Bayar Media Lokal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Indonesia dan Australia Resmikan Kemitraan KITA SEHAT untuk Perkuat Sistem Kesehatan Nasional

Berita
23 Juli 2026 18:20
Pemerintah Optimistis Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan Nasional
Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
Lindungi Konsumen, Pemerintah Musnahkan Ratusan Ton Bahan Pakan Ternak Terkontaminasi Porcine
Jimly Asshiddiqie Dorong MUI dan Ormas Islam Jadikan Pembenahan Akhlak Bangsa sebagai Prioritas

Terbaru

  • Bunuh Majikan dan Kerap Mencuri, ART Asal Indonesia Dibui Seumur Hidup di Singapura
  • Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza
  • Pakai Kacamata AI untuk Menyontek Saat Ujian Nasional Pria Korea Selatan Dipidana
  • Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
  • Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian
  • Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya
  • MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital
  • Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
  • MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
  • Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya

29 Juli 2026 14:47
Berita

MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital

29 Juli 2026 14:00
Berita

Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih

29 Juli 2026 13:39
MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
Berita

MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT

29 Juli 2026 12:29
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?