Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 September 2026 15:17 3:17 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 September 2026 15:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan tidak menentang langkah sejumlah negara Barat yang menjatuhkan sanksi terhadap permukiman ilegal ‘Israel’ di Tepi Barat yang dijajah, menurut Axios mengutip para pejabat AS.

Kanada dan sejumlah negara Uni Eropa, termasuk Inggris, mengumumkan larangan impor atas semua barang yang diproduksi di permukiman ilegal ‘Israel’ di Tepi Barat yang diduduki. Langkah ini merupakan kebijakan paling signifikan yang diambil Inggris sejak pengakuan bersejarah London terhadap negara Palestina tahun lalu.

Dalam pidato di hadapan Parlemen, Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband menuduh Israel melakukan “pembersihan etnis” di Palestina. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan resmi Inggris menyatakan permukiman Israel yang berkembang pesat di seluruh Tepi Barat yang diduduki itu sebagai tindakan yang “melanggar hukum”.

Ia mengatakan bahwa menurutnya, “rakyat Inggris tidak ingin kita mendukung pendudukan tersebut dengan menerima produk-produk dari permukiman di toko-toko kita”.

Miliband juga mengumumkan pembatasan baru yang lebih ketat terkait penjualan senjata ke ‘Israel’.

Baca Juga

Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Menanggapi sanksi tersebut, ‘Israel’ mengumumkan empat “langkah balasan”, termasuk melarang 12 anggota parlemen Inggris memasuki wilayahnya dan menutup konsulat Inggris di Yerusalem.

Larangan perdagangan Inggris terhadap barang-barang dari permukiman ilegal muncul di tengah meningkatnya gelombang serangan oleh pemukim ‘Israel’ terhadap komunitas Palestina di Tepi Barat yang diduduki, serta perluasan permukiman kontroversial yang memicu perdebatan—yang dipimpin oleh Inggris—mengenai pembatasan perdagangan di seluruh Eropa.

Setelah pidato Miliband, 12 negara mengeluarkan pernyataan bersama yang mendukung solusi dua negara dan mengumumkan niat mereka untuk menerapkan pembatasan perdagangan dengan permukiman ilegal Israel.

Prancis, Inggris, Kanada, Denmark, Spanyol, Finlandia, Irlandia, Islandia, Norwegia, Polandia, Portugal, dan Swedia mendesak pemerintah ‘Israel’ untuk segera menghentikan perluasan permukiman.

Menurut sejumlah laporan, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham memberikan informasi kepada Presiden Trump menjelang pengumuman sanksi tersebut.

Dua sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut mengatakan bahwa Trump tidak menentang ataupun meminta Burnham untuk mengubah langkahnya.

Para pejabat AS menyampaikan kepada rekan-rekan mereka di Inggris bahwa mereka memiliki kekhawatiran yang sama mengenai kebijakan pemerintah ‘Israel’ di Tepi Barat, meskipun mereka tidak sependapat dengan sanksi-sanksi khusus tersebut, menurut keterangan sumber-sumber itu.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio juga tidak mengecam langkah Inggris saat ditanya oleh wartawan pada hari Selasa.

“Presiden belum berkomentar mengenai hal ini, begitu pula saya. Kami sudah mengetahui bahwa mereka akan mengambil keputusan ini. Kami telah mendengar argumen mereka mengenai alasannya,” ujar Rubio. “Kami memiliki tujuan yang sama, yaitu stabilitas. Kami tidak ingin melihat peningkatan kekerasan atau ketegangan di Tepi Barat pada masa yang penuh ketidakpastian di kawasan tersebut.”

Pada hari Selasa, Gedung Putih menyatakan sikap berbeda terkait komentar Duta Besar AS untuk ‘Israel’, Mike Huckabee, kepada BBC yang mengkritik keras sanksi baru tersebut.

Pernyataan itu “tidak dikoordinasikan dengan Gedung Putih” ataupun Departemen Luar Negeri, ungkap seorang pejabat Gedung Putih kepada Axios.

Dalam wawancaranya, Huckabee menyatakan bahwa keputusan pemerintah Inggris tersebut merupakan bentuk “diskriminasi terhadap orang Yahudi.”*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpHeadlineisraelLarangan perdagangan dengan permukiman ilegalpemukiman ilegal
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Berita
5 September 2026 14:50
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

9 September 2026 15:00
Berita

Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

9 September 2026 14:02
Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

9 September 2026 12:07
Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?