Hidayatullah.com – Aparat Turki berhasil menangkap 43 tersangka ISIS atau Daesh yang menggalang dana untuk kelompok teror tersebut. Puluhan tersangka itu diciduk dari 16 kota di seluruh Turki.
Penyelidikan Kejaksaan Agung bekerja sama dengan Badan Investigasi Kejahatan Keuangan (MASAK) menemukan bukti bahwa dompet kripto yang terkait dengan Daesh digunakan untuk mengumpulkan dana bagi kelompok teroris tersebut melalui saluran Telegram.
Investigasi menemukan bahwa antara tahun 2021 dan 2025, sekitar $170.000 (Rp2,97 miliar) dikumpulkan dengan cara tersebut dan disalurkan kepada anggota ISIS.
Penggerebekan serentak diluncurkan di Istanbul, Ankara, Antalya, Bilecik, Bursa, Hatay, Izmir, Kayseri, Kilis, Konya, Malatya, Mersin, Sakarya, Şanlıurfa, Trabzon, dan Van untuk menangkap para tersangka.
Kantor Kejaksaan Agung Istanbul menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa para tersangka memposting di saluran Telegram bernama “Muslimuun11,” “Sisters of Yusuf,” dan “Al-Azaim” untuk mengumpulkan dana.
Pernyataan tersebut mengatakan para tersangka juga terlibat dalam propaganda untuk ISIS dan menjalankan kampanye untuk mengumpulkan uang tunai bagi keluarga anggota ISIS di kamp al-Hol di Suriah.
Kamp tersebut, yang terletak di dekat perbatasan Suriah-Irak di provinsi Hassakeh, awalnya didirikan untuk menampung pengungsi Irak setelah invasi AS ke Irak pada tahun 2003. Kemudian jatuh di bawah kendali ISIS pada tahun 2014 sebelum digunakan untuk menahan tersangka anggota kelompok teror dan keluarga mereka, bersama dengan ribuan warga sipil Suriah dan Irak yang mengungsi.
Pada bulan Februari, kamp tersebut sepenuhnya dievakuasi oleh pasukan keamanan Suriah setelah Damaskus mulai mengambil alih wilayah yang dikuasai oleh kelompok teroris YPG yang didukung AS di Suriah timur laut.
Jaksa mengatakan 19 dompet kripto yang terkait dengan ISIS telah diidentifikasi, dan pihak berwenang bekerja selama enam bulan untuk mengungkap aliran uang tunai di dompet tersebut. Mereka menambahkan bahwa beberapa tersangka menukar dolar AS di dompet kripto menjadi lira Turki dan kemudian mentransfernya ke rekening bank.*




