Hidayatullah.com – Berawal dari viralnya video dugaan tindakan penghinaan terhadap sahabat nabi Muhammad SAW, diantaranya Abu bakar Ash Shiddiq RA, Umar bin Khatab RA, Ustman bin Affan RA dan istri nabi Muhammad SAW, Aisyah oleh dua orang pemuda Syi’ah yang diketahui bernama Doni dan Syubair Haydar, berupa video yang diunggah pada awal mei 2026.
Sebagai tindak lanjut dari laporan hukum terkait dua pemuda tersebut, Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) menyatakan sikap:
- Mendesak aparat penegak hukum agar segera menangkap dan memproses secara hukum kedua pemuda tersebut guna mencegah terjadinya konflik horizontal yang tidak kita harapkan bersama
- Mengimbau kepada seluruh umat Islam untuk tetap dapat menjaga suasana yang kondusif, tidak terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kepada aparat penegak hukum
- Mendukung sepenuhnya pernyataan sikap bersama yang telah dinyatakan oleh sejumlah ormas Islam di Kota Makasar, 26 ormas Islam/harokah Islamiyah Jawa Barat dan pernyataan yang sama dari ormas/harokah Islamiyah Balikpapan Kalimantan Timur, serta pelaporan Hanny Kristianto yang telah melaporkan tentang tindak pidana terhadap agama dan kepercayaan ke Polres Metropolitan Jakarta Timur, dan pelaporan Muhamad Daud yang melaporkan ke Polda Metro Jaya
Pernyataan ini disampaikan pada tgl 10 juni 2026, di Tasikmalaya
Turut hadir dalam pernyataan sikap Bersama:
- Ust. Hilmi Afwan – Kordinator Al Mumtaz
- Ust. H. Asep Sopyan – ANNAS Kota Tasikmalaya
- Ust. Ucu Rahmatillah – Brigade Thaliban.
- Ust. Yogi Yogaswara S.H.,M.H. – Ketua tim Politik & Hukum Al Mumtaz.
- H. Rony Risnawan – Persatuan Ummat Islam.
- Ust. Abu Hazmi – Jamaah Ansharu Syariah
- Ust. Misbah – Front Persaudaraan Islam Tasikmalaya
- Ust. Amas – Ponpes Nur As Sa’adah.
- Riki Firmansyah – KAHMI
- Fahmi – Majelis Mujahidin Kota Tasikmalaya




