Hidayatullah.com–ISIS hari Sabtu (20/6/2026) mengklaim sebagai pelaku serangan di dekat kota Manbij di Provinsi Aleppo, yang menurut Kementerian Pertahanan Suriah merenggut nyawa 2 tentara.
Kelompok bersenjata itu membuat klaim tersebut dalam sebuah pernyataan yang dimuat di sebuah kanal Telegram, lapor Reuters, yang belum dapat memverifikasi klaim tersebut.
Pada hari Sabtu, Kementerian Pertahanan mengatakan dua tentaranya dibunuh oleh irang tak dikenal di dekat Manbij, tetapi tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.
Serangan itu terjadi di tengah serangkaian serangan yang diklaim oleh ISIS sejak Februari, ketika kelompok ekstremis itu mengumumkan apa yang mereka sebut sebagai fase operasi baru terhadap pemerintahan Presiden Ahmed al-Sharaa.
Menurut sejumlah sumber dan keamanan militer Suriah, pemerintah Suriah telah memperluas kendalinya di sebagian wilayah utara dan timur, dan pasukan Amerika Serikat sudah mulai menarik diri dari beberapa posisi di timur laut negara itu.*




