Hidayatullah.com – Rektor UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Abdul Aziz, mengingatkan agar pengelola masjid maupun masyarakat tidak melakukan sesuatu yang membuat anak-anak maupun pemuda menjauh dari masjid. Apalagi di tengah menurunnya kehadiran generasi muda di masjid.
Pernyataan Abdul Aziz disampaikannya dalam seminar “Masjid Harmony: Religious Diplomacy and Global Peace” di Masjid Al-Akbar, Surabaya pada Ahad.
“Bagaimana kita melakukan pendekatan yang bagus. Tidak boleh kemudian kita ini justru menjauhkan anak-anak kita dari masjid maupun musala,” kata rektor berusia 54 tahun itu, lansir laman resmi Kemenag.
Peringatan Abdul Aziz seirama dengan pembicara sebelumnya, Direktur Jaminan Produk Halal Kemenag, Fuad Nassar yang menyebut masjid perlu dikembangkan menjadi ruang yang ramah generasi muda.
Menurut Fuad, resep kemakmuran masjid yang diwariskan sejak zaman Rasulullah SAW adalah menempatkan masjid sebagai basis peradaban, kesejahteraan umat, dan dakwah.
Seminar yang berlangsung di Masjid Al-Akbar Surabaya ini merupakan bagian dari rangkaian Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026. Forum ini menjadi sarana konsolidasi gagasan menuju konferensi internasional para imam masjid yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 mendatang.*




