Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Produksi Minyak Iraq Diperkirakan Normal Dalam Dua Bulan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juni 2026 14:19 2:19 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juni 2026 14:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas Iraq memperkirakan produksi minyak akan kembali ke level masa damai dalam kurun waktu dua bulan, lapor media pemerintah, setelah perang di kawasan Timur Tengah menyebabkan ekspor menurun tajam.

Juru bicara Kementerian Perminyakan Salim Farhoud, mengatakan kepada kantor berita milik pemerintah Iraq News Agency (INA) pada Jumat malam (19/6/2026), “Kita dapat kembali ke tingkat produksi sebelumnya dalam waktu satu hingga dua bulan.”

“Ladang-ladang minyak yang sebelumnya mengurangi kapasitas produksinya sekarang sudah mulai meningkatkan kapasitasnya,” kata Salim Farhoud seperti dilansir AFP.

Sebelum perang pecah pada 28 Februari, angka ekspor minyak Iraq mencapai 3,5 juta barel per hari, yang kebanyakan diangkut ke luar negeri lewat jalur maritim melalui Selat Hormuz.

Namun, anggota pendiri OPEC itu terpaksa menghentikan produksi di banyak ladang minyaknya karena reservoirnya terisi penuh, serta membatasi ekspornya melalui rute yang melewati negara tetangga, Turki dan Suriah.

Baca Juga

Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Selat Hormuz kembali dibuka menyusul penandatanganan kesepakatan awal pekan ini antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik.

Menteri Perminyakan Iraq Bassem Khodeir hari Jumat mengatakan kepada INA bahwa ekspor akan dipulihkan secara bertahap berdasarkan kelancaran arus ekspor melalui Selat Hormuz.

Pada bulan April, ekspor minyak mentah Iraq melalui jalur laut tersebut menurun menjadi 10 juta barel dari rata-rata 93 juta sebelum perang, menurut pihak berwenang.

Iraq sangat bergantung pada ekspor minyak mentah, yang normalnya mencapai 90 persen dari total pendapatan negara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat
Tulisan selanjutnya ISIS Klaim Serangan di Aleppo yang Tewaskan 2 Tentara Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Berkedok ‘Melindungi Alam’, Organisasi Lingkungan ‘Israel’ Desak Zionis Kuasai Cadangan Air Palestina

Berita
16 September 2026 11:28
Ketahanan Keluarga Harus Dibangun dengan Akidah, Syariat, dan Akhlak
Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
Ms Rachel Gandakan Donasi Mackelmore untuk Palestina, Jadi 2 Juta Dolar AS
Pengadilan Bangladesh Jatuhkan Hukuman Mati Atas Tujuh Pejabat Senior Era PM Hasina

Terbaru

  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab
  • Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
  • Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan
  • Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih
  • Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
  • Masjid Polisi Diserang Bom Mobil Saat Shalat Jumat di Khyber Pakhtunkhwa

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh

21 September 2026 15:40
Berita

Tiga Tahun Perang, Penjajah ‘Israel’ Mulai Kehabisan Tentara dan Peralatan

21 September 2026 13:25
Berita

Di Jepang Sekarang Ada 100.000 Orang Berusia 100 Tahun atau Lebih

20 September 2026 17:06
Berita

Dapat Izin dari Indonesia, Malaysia akan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan

20 September 2026 16:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?