Hidayatullah.com – Anggota parlemen Zionis ‘Israel’ dari sayap kanan, Zvi Sukkot, mengumumkan proyek pemukiman baru di atas situs arkeologi Kolam Fasayel di Lembah Yordania. Ia menyebut pemukiman itu akan menjadi resor wisata untuk para pemukim ilegal.
Proyek ini akan menerima pendanaan langsung dari pemerintah sebesar 3 juta shekel yang dialokasikan oleh Menteri Keuangan ‘Israel’, Bezalel Smotrich.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di akun media sosialnya dan oleh media ‘Israel’, Sukkot mengatakan proyek tersebut bertujuan untuk merehabilitasi situs yang dikenal di ‘Israel’ sebagai Kolam Herodes. Ia mengklaim daerah tersebut telah mengalami pengabaian dan vandalisme, menuduh warga Palestina di wilayah tersebut “mencuri air” dan menyebabkan kolam kuno tersebut mengering.
Sukkot juga mempublikasikan foto-foto kunjungannya ke situs tersebut bersama Menteri Warisan Budaya ‘Israel’ dari sayap kanan, Amichai Eliyahu, mengumumkan dimulainya langkah-langkah praktis untuk mengimplementasikan proyek tersebut.
Para pengamat mengatakan langkah ini merupakan bagian dari kebijakan ‘Israel’ yang bertujuan untuk mencaplok situs arkeologi Palestina dan mengubahnya sebagai lokasi yang memiliki hubungan dengan Yahudi.
Proyek ini muncul di tengah serangkaian langkah yang diambil oleh pemerintah ‘Israel’ saat ini untuk memperkuat kendalinya atas Lembah Yordania, menggunakan arkeologi dan pariwisata sebagai alat untuk memperluas kehadiran pemukiman dan memaksakan realitas baru di lapangan.*




