Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Juli 2026 13:43 1:43 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 Juli 2026 13:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lembaga Hak Asasi Manusia (HAM) internasional Amnesty International Indonesia mengecam kehadiran Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi ke Indonesia karena kiprahnya dinilai telah banyak melanggar HAM. dinilai

Amnesty International Indonesia juga mengatakan Pemerintah terlalu berlebihan memberikan tanda kehormatan tertinggi padanya.

“Pemberian tanda kehormatan kepada PM Modi ini patut dikritik dan merupakan langkah berlebihan dari pemerintah Indonesia. Undang-undang No. 20 Tahun 2009 menyatakan bahwa tanda kehormatan oleh negara harus berlandaskan berbagai asas, termasuk asas kemanusiaan,” demikian ujar pernyataan Deputi Direktur Amnesty International Indonesia, Wirya Adiwena, melalui pernyataannya hari Kamis (9/7/2026).

Menurut Amnesty International 2025/26 mencatat situasi HAM di India mengalami kemerosotan yang pesat.

Pemerintahan Modi telah secara sistematis mengkriminalisasi kebebasan berekspresi dan berkumpul secara damai. Para pembela HAM, akademisi, mahasiswa, lawan politik hingga komedian rentan menghadapi penangkapan sewenang-wenang dan kriminalisasi melalui undang-undang penghasutan dan anti-terorisme.

Baca Juga

sakit
Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien
TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi
Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania

Banyak jurnalis dan aktivis ditangkap dan diadili, sementara mereka yang sudah ditahan, seperti para aktivis di Bhima Koregaon, Umar Khalid, dan aktivis Muslim lainnya tetap berada di balik jeruji besi.

Di sisi lain, India juga memiliki catatan buruk dalam HAM khususnya terhadap kelompok minoritas agama dan etnis. Termasuk kekerasan pada kaum Muslim.

Menurut lembaga ini,  warga Muslim yang menjadi sasaran melalui undang-undang diskriminatif tentang pernikahan.

Lembaga-lembaga negara di bawah pemerintahan PM Modi bahkan dikerahkan untuk membungkam suara kritis independen, termasuk organisasi media internasional dan kelompok sipil yang menyuarakan kebenaran. Kasus-kasus tersebut semakin menegaskan menyempitnya ruang kebebasan dan meningkatnya intoleransi di India.

Amnesty Internat juga mencatat keterlibatan India di panggung internasional, dimana sikap PM Modi justru mendukung penjajah ‘Israel’ yang telah melakukan aksi genosida dan pembantaian Muslim Palestina dan Gaza.

“Pernyataannya pada Februari lalu di Yerusalem menegaskan komitmennya untuk mempererat hubungan dengan Israel, tanpa menyebut adanya kampanye genosida di Gaza serta ethnic cleansing di Tepi Barat oleh Israel. Padahal, tindakan pengabaian seperti inilah yang turut memungkinkan Israel terus menerus melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan,” tambahnya.

Karenanya, memberikan tanda kehormatan kepada seseorang pelanggar HAM dan kepada pemimpin dengan rapor merah di bidang HAM merupakan sebuah langkah yang keliru.

“Oleh karena itu, pemerintah harus mencabut penganugerahan tersebut dan memastikan bahwa setiap pemberian tanda kehormatan selaras dengan penghormatan dan perlindungan hak asasi manusia,” demikian pernyataan Wirya Adiwena yang diunggah di website resminya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amnesty InternationalHAMHeadlinemuslim IndiapenghormatanPM India Narendra Modi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya sakit Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka

Berita
7 Juli 2026 19:22
Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah
PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU

Terbaru

  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM
  • Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien
  • TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi
  • Perwira Cadangan ‘Israel’: Pasukan Kami Sedang Mengalami Kemerosotan Moral
  • Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil
  • ‘Israel’ Gunakan Kesepakatan Gas dan Air untuk Menekan Yordania
  • PBNU Tetapkan PP Bahrul Ulum Jombang Lokasi Muktamar Ke-35 NU
  • Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato
  • Vatikan Pecat Kelompok Katolik Tradisional SSPX karena Menentang Paus
  • Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional

8 Juli 2026 05:54
Berita

Serukan Balas Dendam untuk Ali Khamenei, Lautan Pelayan Serukan Kematian Trump

8 Juli 2026 05:00
Berita

Pelatih Timnas Mesir Suarakan Solidaritas untuk Palestina di Piala Dunia 2026

7 Juli 2026 21:51
Berita

Tak Ingin Disaingi, ‘Israel’ Minta AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki

7 Juli 2026 19:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?