Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 13 Juli 2026 17:16 5:16 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 13 Juli 2026 18:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Senator AS Lindsey Graham meninggal dunia pada usia 71 tahun, menurut konfirmasi dari kantornya. Graham adalah salah satu pendukung ‘Israel’ yang paling setia di Kongres AS, secara konsisten mendukung penjajahan atas Palestina, dan membela genosida Zionis di Gaza.

Daftar isi
  • Reaksi Pejabat Zionis ‘Israel’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Ia juga menyebut serangan Israel-AS terhadap Iran sebagai “perang agama” dan termasuk dalam mayoritas bipartisan di Kongres yang mendukung bantuan militer AS yang kuat kepada ‘Israel’.

Pada hari Ahad, kantornya mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa senator tersebut meninggal pada Sabtu malam karena “penyakit singkat dan mendadak.”

Senator AS dari Carolina Selatan ini adalah pendukung utama Israel yang menggunakan hubungannya dengan Trump untuk secara agresif melobi demi serangan AS terhadap Iran. Graham juga sering melakukan perjalanan ke ‘Israel’ untuk bertemu dengan para pejabat tinggi Zionis. Ia juga sering mengunjungi Arab Saudi, dan mendorong normalisasi hubungan antara sekutu AS tersebut.

Presiden AS Donald Trump menyebut Graham sebagai “salah satu orang dan Senator terhebat yang pernah saya kenal,” setelah kematiannya.

Baca Juga

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

“Dia selalu bekerja, dan merupakan seorang Patriot Amerika sejati. Lindsey akan sangat dirindukan!!!” tulis Trump di Truth Social.

Graham terpilih menjadi Senator AS pada tahun 2002 dan terpilih kembali pada tahun 2008, 2014, dan 2020. Pada tahun 1994, ia menjabat di Dewan Perwakilan Rakyat AS, majelis rendah Kongres AS, untuk distrik kongres ketiga Carolina Selatan.

Baru-baru ini ia menjabat sebagai ketua Komite Anggaran Senat. Graham juga menjabat sebagai anggota Komite Alokasi Senat, Komite Kehakiman Senat, dan Komite Lingkungan dan Pekerjaan Umum Senat.

Ia adalah pendukung kuat invasi AS ke Irak tahun 2003 dan telah lama mendorong aksi militer terhadap Iran.

Reaksi Pejabat Zionis ‘Israel’

Kementerian Pertahanan ‘Israel’ mengatakan pada Ahad pagi bahwa mereka berduka atas kematian Graham, “yang berdiri bersama Israel di masa-masa paling sulitnya”.

Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu memberikan penghormatan kepada Graham. “Sara dan saya berduka bersama rakyat Amerika atas kehilangan sahabat kami tercinta,” kata perdana menteri yang dicari ICC itu dalam sebuah pernyataan.

“Israel telah kehilangan salah satu sahabat terbaiknya. Amerika telah kehilangan seorang patriot hebat. Saya telah kehilangan seorang sahabat tercinta,” kata Netanyahu.

Presiden ‘Israel’ Isaac Herzog mengatakan ia “terkejut dan sedih mendengar kabar meninggalnya secara mendadak patriot Amerika yang hebat, sahabat Israel yang hebat, dan sahabat saya yang terkasih.”

Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengatakan ‘Israel’ telah “kehilangan salah satu sahabat terbaiknya di Washington”, memuji “dukungan tak tergoyahkan” Graham dan “komitmen mendalam terhadap keamanan Israel”, yang menurutnya telah berkontribusi pada “banyak pencapaian penting selama perang”.

Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir juga mengatakan ‘Israel’ telah “kehilangan salah satu sahabat terbaiknya”, memuji “dukungan tak tergoyahkan, keberanian, dan kejelasan moral” Graham serta “komitmen teguh terhadap keamanan Israel”.

Setelah kematiannya, The Jerusalem Post menulis, “Lindsey Graham telah tiada, Israel mungkin tidak akan pernah menemukan sahabat lain seperti dia.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatisraelLindsey GrahamSekutu Israelsenator
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Tulisan selanjutnya Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Cuaca Panas, Singapura Pangkas Khutbah Jumat

Berita
23 Agustus 2026 03:56
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
  • 600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
  • Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Mungkin Anda Juga Suka

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

27 Agustus 2026 23:34
Berita

Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

27 Agustus 2026 15:03
Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

27 Agustus 2026 12:13
Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

27 Agustus 2026 10:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?