Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2026 13:46 1:46 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2026 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digital (Infokomdigi) MUI bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar Workshop “Amplifikasi Literasi Keislaman Digital Era AI” di Aula Buya Hamka, Kantor MUI Pusat, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat dakwah Islam di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Ketua Komisi Infokomdigi MUI, Hari Usmayadi, mengatakan tantangan dakwah saat ini tidak lagi sebatas menyampaikan materi keagamaan secara konvensional. Menurutnya, ruang digital telah menjadi arena persaingan narasi yang ditentukan oleh algoritma media sosial dan pemanfaatan teknologi AI. “Saat ini kita menghadapi fenomena perang algoritma,” ujar Hari Usmayadi yang akrab disapa Cak Usma.

Ia mengingatkan agar konten keislaman yang menyejukkan, kredibel, dan berlandaskan ilmu tidak kalah oleh konten-konten instan yang dinilai merusak peradaban. Ia mencontohkan maraknya promosi pinjaman online ilegal, propaganda LGBTQ, hingga kemunculan figur populer yang menyampaikan pandangan keagamaan tanpa dasar keilmuan yang memadai.

Menurut Cak Usma, perkembangan AI memang menghadirkan tantangan baru, mulai dari manipulasi konten melalui teknologi deepfake, penyebaran informasi yang tidak akurat, hingga munculnya konten keagamaan yang tidak melalui proses verifikasi. Namun, di balik tantangan tersebut, AI juga menyimpan peluang besar untuk memperluas jangkauan dakwah dan meningkatkan literasi keislaman di ruang digital.

Karena itu, MUI sebagai Khadimul Ummah (pelayan umat) dan Shodiqul Ummah (mitra masyarakat dan pemerintah) mendorong lahirnya generasi Mujahid Digital, yakni insan yang tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menguasai produksi serta distribusi narasi Islam yang positif dan mencerahkan.

Baca Juga

Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian
Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya
Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?

Berbeda dengan seminar yang lebih banyak berisi paparan konseptual, workshop ini dirancang dengan pendekatan berbasis praktik. Komposisi materi terdiri atas 40 persen teori dan 60 persen praktik, sehingga peserta dapat langsung menguasai keterampilan yang dibutuhkan dalam produksi konten digital.

Peserta yang berasal dari kalangan muda, mulai dari perwakilan MUI daerah, pengelola media komisi, badan dan lembaga MUI, Baznas, hingga para influencer, mendapatkan pelatihan mengenai prompt engineering, Generative Engine Optimization (GEO), produksi konten digital, manajemen media, hingga strategi amplifikasi pesan di berbagai platform.

“Kami ingin setiap peserta yang hadir benar-benar fokus. Output kegiatan ini adalah karya nyata, bukan sekadar sertifikat,” kata Cak Usma.

Ia menjelaskan, setiap peserta diharapkan pulang dengan membawa bank prompt AI, kalender publikasi, serta materi konten yang siap diproduksi dan disebarluaskan untuk memperkuat syiar Islam yang moderat.

Dalam kesempatan itu, Cak Usma juga menekankan pentingnya kolaborasi antara generasi muda yang menguasai teknologi dengan para ulama senior yang memiliki kedalaman ilmu agama.

“Banyak pengurus dan ulama kita yang sangat ahli di bidangnya, namun sudah sepuh. Peran generasi muda adalah mendampingi mereka. Kalian menguasai AI dan algoritmanya, sementara substansi, validasi dalil, dan etika syariat tetap bersumber dari arahan para ulama,” ujarnya.

Workshop yang digagas Infokomdigi MUI bersama Baznas RI ini juga menjadi implementasi rekomendasi Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII yang menempatkan transformasi digital sebagai salah satu agenda strategis dalam membangun peradaban bangsa yang damai, sejahtera, dan berakhlakul karimah.*

Redaktur: Admin Hidcom
Wartawan: Azim Arrasyid
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Artificial Intelligencekecerdasan buatankonten islamiliterasiMajelis Ulama Indonesia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
Tulisan selanjutnya Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Adiwarman Karim Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Harus Mensejahterakan Semua Kelompok Masyarakat

Berita
27 Juli 2026 14:00
Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
Ahmad Muzani: Persatuan Umat Islam Jadi Kunci Menghadapi Tantangan Bangsa
KUII VIII Siapkan Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah dan Penguatan Peran Umat Islam
Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta Bahas Penguatan Peran Pemuda sebagai Penggerak Bangsa

Terbaru

  • Ratusan Warga Palestina Kehilangan Tempat Bernaung usai ‘Israel’ Bom Tenda Pengungsian
  • Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya
  • MUI: Konten Keislaman Jangan Kalah di Ruang Digital
  • Demo Pro-Palestina Sambut Kedatangan Netanyahu di Gedung Putih
  • MUI Tolak Eufemisme Barat, Desak Publik Pakai Istilah LGSP Pengganti LGBT
  • Baliho Berbahasa Ibrani Mewabah, ‘Israel’ Kuasai Siprus?
  • MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat
  • Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
  • Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
  • KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat

28 Juli 2026 20:00
Berita

Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama

28 Juli 2026 18:00
Berita

KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara

28 Juli 2026 15:55
Berita

Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan

28 Juli 2026 14:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?