Hidayatullah.com— Uni Eropa menghadapi krisis harga energi akibat perang Iran yang mengacaukan pasar minyak dan gas, kata kepala bidang energi blok kerja sama itu hari Jumat (25/9/2026) dalam sebuah surat yang dilihat Reuters.
“Kita menghadapi krisis harga yang terkait dengan krisis pasokan,” kata Komisioner Energi Uni Eropa, Dan Jorgensen, dalam suratnya kepada para menteri energi negara-negara Uni Eropa.
Sementara persiapan Uni Eropa saat ini lebih baik dibandingkan musim dingin 2021 ketika Rusia mengurangi pasokan gas ke Eropa dengan menurunkan volume pengiriman, pemerintah negara-negara UE harus meningkatkan persiapan mereka untuk menghadapi musim dingin tahun ini, kata Jorgensen.
“Saya mengimbau Anda untuk mengambil atau melanjutkan kebijakan yang dapat mempertahankan pasokan atau menurunkan permintaan gas dan listrik selama mungkin,” kata Jorgensen kepada para menteri energi Uni Eropa, seperti dilansir Reuters.*




