Hidayatullah.com--Dua drone dan dua misil yang diluncurkan oleh kelompok bersenjata Syiah Yaman dukungan Iran, Houthi, ke arah Arab Saudi berhasil dicegat di udara, kata juru bicara Coalition to Support Legitimacy in Yemen, Mayjen Turki al-Malki, hari Sabtu (26/9/2026).
Kedua misil tersebut diarahkan ke Khamis Mushait sementara serangan drone diarahkan ke Riyadh, lapor Al Arabiya.
Peringatan dini yang dikeluarkan di Abha, Jazan, Khamis Mushait dicabut tidak lama kemudian.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa sebelumnya mengecam eskalasi serangan Houthi terhadap Arab Saudi, menyoroti bahwa serangan-serangan itu melukai warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak.
Jasem Mohamed Albudaiwi, sekretaris jenderal organisasi Gulf Cooperation Council (GCC), mengecam serangan yang dilancarkan Houthi terhadap Arab Saudi pada hari Sabtu.
“Eskalasi berbahaya ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Kerajaan [Saudi] dan merupakan ancaman langsung terhadap keamanan dan keselamatan warga sipil dan stabilitas kawasan,” kata Albudaiwi dalam sebuah pernyataan.
Dia juga menyeru kepada masyarakat internasional supaya mengambil sikap tegas guna mengakhiri serangan-serangan Houthi dan menuntut tanggung jawab kelompok bersenjata Syiah Yaman tersebut.
Hari Jumat (25/9/2026) Rashad al-Alimi, pimpinan Yemen’s Presidential Leadership Council (PLC) yang merupakan badan eksekutif pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, menyerukan mobilisasi rakyat negaranya guna melawan Houthi.*




