ADVETORIAL
Hidayatullah.com- Sampai saat ini di Gaza krisis air akut terjadi. Mengutip dari The United Nations Children’s Fund, lebih dari 90 persen ketersediaan air bersih di Jalur Gaza tidak layak dan tidak aman dikonsumsi.
Dalam 16 tahun terakhir, situasi di Gaza berubah dari buruk menjadi lebih buruk, hanya satu dari 10 rumah tangga sekarang memiliki akses langsung ke air bersih.
Hanya lima persen dari pasokan air Gaza berasal dari Israel. Akuifer pesisir Gaza adalah sumber air utama. Tetapi ekstraksi yang berlebih secara cepat membuat sumber semakin menipis dan orang tidak punya pilihan lain untuk tetap mengkonsumsi air tersebut.
Lebih buruk lagi, polusi dan masuknya air laut membuat hanya empat persen air akuifer yang layak untuk diminum. Sisanya harus dimurnikan dan didesalinasi agar dapat dikonsumsi.
Sementara itu, sumur pribadi di sekitar Gaza, sebagian besar tidak diatur. Vendor swasta menghilangkan air, menjualnya, dan mengirimkannya ke rumah tangga. Bahkan, dua pertiga dari air ini sudah terkontaminasi ketika dikirim.
Biaya mendapatkan air bersih sangat tinggi yaitu 30 shekel (sekitar US $ 7) per meter kubik air. Di jaringan kota, harganya hanya 1 hingga 2 shekel per meter kubik.
Melihat sulitnya warga Gaza mendapatkan air bersih, tim Nusantara Palestina Center (NPC) mengambil inisiatif untuk menggelar program sedekah air bersih untuk keberlangsungan hidup mereka.
Sedekah merupakan amalan ibadah yang memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam.
أَوَلَمْ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَٰهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ ٱلْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. Al-Anbiya: 30)
أَخْبَرَنَا أَبُو عَمَّارٍ الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ عَنْ وَكِيعٍ عَنْ هِشَامٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَادَةَ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ
Telah mengabarkan kepada kami Abu ‘Ammar Al Husaini bin Huraits dari Waki’ dari Hisyam dari Qatadah dari Sa’id bin Al Musayyab dari Sa’d bin ‘Ubadah ia berkata: “Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Memberi air.” (HR. Nasa’i).
اَلْمُسْلِمُوْنَ شُرَكَاءُ في ثلَاَثٍ فِي الْكَلَإِ وَالْماَءِ وَالنَّارِ
“Kaum Muslimin berserikat dalam tiga perkara yaitu padang rumput, air dan api.” (HR Abu Dawud dan Ahmad).
Sebagai manifestasi dari ayat dan hadis di atas, mari bantu saudara kita yang mengalami krisis air dan ketersandungan hidup yang amat mendalam.
Doa dan dukungan terbaik saudara sangat diharapkan dan akan sangat membantu kaum Muslimin Gaza dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Mari, salurkan kepedulian dan sedekah saudara melalui program sedekah air bersih NPC untuk keberlangsungan hidup warga Gaza melalui https://www.npc.or.id/ atau hubungi call center kami di : https://bit.ly/callcenterNPC atau nomor whatsapp +62 811 99 444 96
Transfer dapat dilakukan ke salah satu rekening rekening berikut, semua a.n Nusantara Palestina Center
BNI Syariah 690000 9097
BNI 69000 90089
Bank Syariah Mandiri 712 955 9688.*