Hidayatullah.com– Bertempat di kampus Asian Institute of Technology Thailand (AITT ), Senin (18/11/ 2013) kemarin Muslim Student Association (MSA) menghelat sebuah seminar yang berjudul, “Understanding the purpose of Creation and the concept of God and Religion.”
Acara dilaksanakan dalam rangka menyambut tahun baru hijriah 1435 H. acara yang dihadirisekitar 50 peserta ini terdiri dari beberapa Negara asal.
Mulai dari Negara yang mayoritas Muslim seperti Afghanistan, Pakistan, Bangladesh, Indonesia maupun yang minoritas Muslim seperti Australia, Nepal, Myanmar, Sri Lanka, China, India, Nigeria dan Thailand.
Tidak hanya Muslim, namun hamper seperempat dari peserta yang hadir adalah non-Muslim.
Acara menghadirkan pembicara seorang syeikh mantan muallaf yang berketurunan China, Syeikh Husein Yee. Dalam paparannya, ia meyampakian materi berkisar tentang hakikat apakah manusia membutuhkan agama dalam hidupnya atau tidak.
Agama disepaka tiada aturan atau “do and don’t” apa yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan.
“Kita dalam memilih makanan saja kita pilih yang terbaik, yang memberikan nutrisi yang baik bagi tubuh. Maka pikiran dan jiwa kita perlu berinutrisi yang terbaik pula,” ujar Syeikh yang sekarang Ketua Al-Khadeem Foundation yang bertempat di Malaysia ini.
“Kuncinya adalah kembali ke organik. Segala yang berbau organic itu mahal harganya namun yang organik itulah yang terbaik bag ikita“.
Tentu yang dimaksud Husein dengan organik adalah agama Islam.
“Hanya Islam, agama yang mengatursangat detail mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Dan sebagai ciptaan, kita hanya bisa mempercayai sepenuhnya apa yang telah diatur oleh pencipta. Namun sebagai manusia kita diberikan kebebasan untuk memilih,” papar Syeikh yang disampaikan dalam bahasa Inggris.*/ kiriman Faishal Anshary, Thailand