Hidayatullah.com–Seratusan Pengurus Wilayah (PW) Badan Kordinasi Mubaligh se-Indonesia (BAKOMUBIN) Provinsi Aceh dilantik oleh Ketua Umum Pengurus Pusat BAKOMBIN, Ali Mocthar Ngabalin.
Hadir dalam pelantikan ini ratusan undangan yang terdiri dari para dai, Pimpinan dayah, akademisi, aktivis-aktivis Ormas Islam dan para santri dari dayah Darul Ulum Banda Aceh dan Dayah Inshafuddin. Selain itu juga turut dihadiri oleh beberapa kepala SKPA dan Sekda Aceh, Drs. Dermawan, yang membacakan pidato menggantikan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah.
Surat Keputusan (SK) pelantikan pengurus Harian BAKOMUBIN Aceh dan ikrar pelantikan dibacakan oleh Drs. KH Iswadi Idris, yang merupakan Sekjend BAKOMUBIN Pusat.
Dilantik sebagai Ketua Umum Bakomubin Aceh adalah Dr Bustami Usman, M.Si, dan Sekretaris Umum Teuku Zulkhairi, MA. Selain itu juga dibantu oleh para wakil ketua, wakil sekretaris dan para pengurus bidang. Selain itu, turut juga dibacakan SK para Mustasyar Bakomubin, Dewan Syura, dan Dewan Pembina.
Dalam pembacaan ikrar yang dipimpin KH Iswadi Idris dan Ali Mocthar Ngabalin ini, para pengurus BAKOMUBIN Aceh sepakat untuk menjadikan Islam dan Ajaran-Nya sebagai aqidah perjuangan, meraih Keridhaan Allah sebagai tujuan perjuangan, memposisikan diri sebagai pelopor, pelangsung dan penyempurna cita-cita kerasulan Muhammad Saw, kemudian menempatkan ilmu, amal dan taqwa sebagai bekal perjuangan dan menjadikan dakwah dan jihad sebagai semangat perjuangan.
Sementara itu, Gubernur Aceh dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda Aceh, Dermawan mengaku gembira atas deklarasi BAKOMUBIN Aceh. Gubernur mengatakan sangat berbangga hati bisa menghadiri acara pelantikan Badan koordinasi muballigh ini, sekaligus saya mengapresiasi atas lahirnya perhimpunan para muballigh provinsi Aceh ini.
“Saya menaruh banyak harapan kepada para muballigh yang baru saja dilantik untuk memberikan kontribusi besar dalam penegakan syariat islam di Aceh dan mampu menjawab tantangan-tangan dakwah yang berkembang akhir-akhir ini, “ ujar Dermawan.
Selain itu, Gubernur menaruh harapan pada para Muballigh yang tergabung dalam BAKOMUBIN Aceh agar membantu menyukseskan penerapan syari’at Islam di Aceh.
“Saya menitip pesan untuk para muballigh agar membantu untuk mensosialisikan kepada masyarakat umum qanun jinayat yang baru saja disahkan, sehingga syari’at Islam dapat berjalan dengan lancar di tanah Aceh yang kita cintai ini, “ ujarnya.
Sementara itu, ketua PP Bakomubin, Ali Mocthar Ngabali, SH, SAP, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa agenda utama BAKOMUBIN adalah memperbaiki moral bangsa yang hari ini kian rusak.
“Kalau moral bangsa ini sudah baik, maka pembangunan akan mudah dijalankan, “ ujarnya.
Bustami Usman yang dilantik sebagai Ketum Bakomubin Aceh menyatakan, kepengurusan BAKOMUBIN Aceh terdiri dari berbagai kalangan dan latar belakang, baik akademisi, dayah, alumnus Timur Tengah, aktivis ormas Islam, jurnalis dan sebagainya, tujuannya adalah untuk mempererat silaturrahmi antar para Muballigh di Aceh khususnya dan juga untuk mengedepankan dakwah yang hikmah dan mau’idhatil hasanah.
Kata Bustami, dengan modal ketinggian akhlak Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wassallam dalam berdakwah, dunia Arab yang tadinya dipenuhi dengan peperangan antar kabilah, kemudian menjadi bangsa yang lemah lembut dan penuh kasih sayang di bawah naungan panji Islam. Suatu modal penting yang berhasil ditanamkan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam selama 23 tahun berdakwah memperkenalkan Islam di kalangan bangsa Arab hingga kemudian Arab mampu memimpin tatatan peradaban.
Adapun sususan pengurus BAKOMUBIN Aceh, Ketua Umum: Dr. H. Bustami Usman, Sekretaris Umum: Teuku Zulkhairi, MA, Bendahara Umum: Martunis, SE, M.Si.*/ Tgk Zulhairi (Aceh)