Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Bubes RI Ajak Pengusaha Peshawar Berbisnis dengan Indonesia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Juni 2016 14:04 2:04 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Juni 2016 14:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Di tengah situasi keamanan yang masih kurang kondusif di Peshawar (kota terdekat dengan perbatasan Afghanistan), Dubes RI, Iwan Suyudhie Amri dengan kawalan polisi anti teror, berkunjung ke kantor Khyber Pakhthunkwa Chamber of Commerce and Industry (KPKCCI)pada tanggal 23 Juni 2016.

Kehadiran Dubes RI di Peshawar sangat diapresiasi oleh para pengusaha Pakistan. 

“Sangat jarang Dubes negara sahabat yang datang langsung dan bertemu dengan kalangan pengusaha di Peshawar, yang masih rawan keamanan,” tutur Presiden KPKCCI, Mr. Zulfiqar Ali Khan dalam sambutannya.  

Dubes RI menilai penting Kota Peshawar karena letak geografisnya memiliki posisi yang sangat strategis sebagai hub menuju Afghanistan dan Negara Asia Tengah. 

“Belum semua peluang yang diberikan PTA telah dimanfaatkan secara maksimal oleh pengusaha kedua negara,” ujar Dubes RI. Meskipun dari sisi neraca perdagangan Indonesia lebih diuntungkan, masih terdapat peluang yang terbuka lebar bagi kedua negara untuk meningkatkan lebih lanjut dan bahkan menyeimbangkan perdagangan kedua negara.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Implementasi efektif Preferential Trade Agreement (PTA) Indonesia-Pakistan pada 2013 semakin memperkuat peningkatan hubungan perdagangan kedua negara.

PTA telah menjadikan produk kelapa sawit Indonesia merebut dominasi Malaysia di Pakistan. Sementara bagi Pakistan, pemberlakuan PTA sukses memasukan Jeruk Kinnow di Indonesia. Hal ini membuktikan belum komprehensifnya kedua belah pihak melihat potensi yang dimiliki masing-masing.

Pihak KADIN mengharapkan PTA juga dapat meningkat menjadi FTA sehingga produk-produk unggulan provinsi Khyber Pakhtunkhwa, seperti, furniture, karpet, alumunium, handycraft, buah dan sayuran segar serta komoditi lainnya dapat bersaing di pasaran Indonesia.

Sejalan dengan semangat peningkatan kerja sama perdagangan tersebut, baik Dubes RI maupun KADIN KPK mencatat beberapa hal penting yang perlu menjadi perhatian bersama baik terkait upaya mengubah potensi menjadi kerja sama konkret maupun kendala yang ada.

Kerja sama peningkatan kunjungan wisatawan antar kedua negara, fasilitasi visa bagi kepentingan bisnis, dan konektivitas langsung (direct flight) jalur penerbangan Pakistan-Indonesia, adalah beberapa faktor yang memerlukan perhatian bersama.

“Hubungan Indonesia dan Pakistan di segala bidang semakin membaik dan menunjukkan tren positif,” ungkap Dubes RI. Total nilai perdagangan bilateral tahun 2015 menyentuh angka US$. 2,1 miliar dengan surplus Indonesia sebesar US$. 1,8 miliar.

Oleh karena itu KBRI Islamabad dan KJRI Karachi terus aktif mendorong para pengusaha kedua negara untuk mencari dan memanfaatkan peluang. Dubes RI menyampaikan bahwa mensiasati belum adanya penerbangan langsung, pengusaha Pakistan diharapkan dapat memanfaatkan budget airline(Malindo) dengan rute Lahore-Kuala Lumpur-Jakarta.

Sementara operasionalisasi penerbangan Garuda Indonesia rute Karachi-Jakarta masih terus diupayakan.

Kesempatan bertemu dengan kalangan pengusaha kali ini juga dimanfaatkan oleh Dubes RI untuk mempromosikan event tahunan Trade Expo Indonesia (TEI) tanggal 12-16 Oktober 2016 di Jakarta, sekaligus mengundang para pengusaha Peshawar hadir di acara tersebut.

Dubes RI menilai bahwa kehadiran mereka di TEI diyakini akan memperkaya pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai kapasitas ekonomi Indonesia sekaligus menuai peluang ekonomi yang ada.

Dubes RI menyampaikan komitmen KBRI Islamabad untuk memfasilitasi kemudahan visa kunjungan bisnis ke Indonesia bagi pengusaha Peshawar. Merespon hal itu empat pengusaha Peshawar akan segera berkunjung ke Indonesia untuk mewujudkan keinginan berbisnis dengan Indonesia.

Keperluan upaya promosi Indonesia ke beberapa wilayah di Pakistan perlu digalakkan dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan setempat.

Kondisi unik ini semakin mencuatkan tantangan terlebih karena masyarakat Pakistan secara umum lebih mengenal Malaysia, Thailand, daripada Indonesia.

Disadari bahwa masalah kedekatan geografis, konektifitas, dan banyaknya warga Pakistan di Malaysia menjadi faktor yang signifikan lebih dikenalnya Malaysia di Pakistan.

Oleh karena itu dalam TEI 2016, KBRI Islamabad akan membawa media TV dan Koran Pakistan untuk melakukan peliputan potensi Indonesia guna dipromosikan di Pakistan. Rencananya hasil dari liputan tersebut akan ditayangkan di televisi-televisi lokal Pakistan secara periodik, sehingga akan lebih banyak warga Pakistan yang mengenal Indonesia. “Tak kenal maka tak saying,” pungkas Dubes RI.*/kiriman Muladi (Pakistan)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:afhganistanPakistan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya din syamsuddin Din: Umat Muslim Sudah Bertoleransi kepada Penganut Agama Lain
Tulisan selanjutnya Seni di Mata Hamka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?