Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Info Haji & Umrah

Jazuli Juwaini: Sai Simbol Perjuangan Maksimal Gapai Karunia Allah

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 12 Agustus 2019 00:14 12:14 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 12 Agustus 2019 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini naik haji ke Tanah Suci pada tahun 1440H/2019M ini. Pada Ahad (11/08/2019), Jazuli bersama para jamaah haji lainnya menjalani salah satu rangkaian ibadah haji, yaitu sai.

Diketahui, sai adalah salah satu rukun haji dan umrah yang dilakukan dengan cara berjalan kaki dari bukit Safa ke bukit Marwah. Dua bukit ini berada di dalam lingkungan Masjidil Haram di Kota Makkah, Arab Saudi.

Menurut Ketua Fraksi PKS Komisi I DPR RI itu, sai merupakan lambang perjuangan maksimal dalam upaya menggapai karunia Allah.

“Sa’i adalah simbol perjuangan dan kerja keras dan ikhtiar maksimal seorang dalam menggapai karunia Allah Subhanahu Wata’ala, ingat ibunda Hajar,” ujarnya, Ahad (11/08/2019) yang rajin meng-update perjalanan hajinya lewat akunnya di twitter.

Pantauan hidayatullah.com di akunnya @JazuliJuwaini, semalam, Jazuli juga menginfokan saat ia hendak memasuki tempat lempar jumrah.

Baca Juga

Saudi Ingatkan Penyedia Layanan Haji Patuhi Aturan, Siapkan Sanksi Tegas
Mulai Minggu Depan, Arab Saudi Ubah Masa Berlaku Visa Jadi 1 Bulan
Pemerintah Rekrut Petugas Haji pada November, Dilatih di Barak 1 Bulan
BSI Catat Kenaikan Rekening Tabungan Haji 13,51 Persen Per Juli 2025
Haji 1446 H Kereta Al-Mashaaer Al-Mugaddassah dan 10.500 Titik Wi-Fi Siap Melayani Jamaah

“Bismillah, menuju tempat jumrah aqabah yang harus melewati terowongan, siap-siap mau masuk terowongan,” tulisnya.

Waktu hujan lebat mengguyur Padang Arafah di hari puncak ibadah haji (wukuf), Jazuli turut menginformasikan kejadian tersebut.

“Suasana hujan lebat di Arafah saat jamaah sedang wukuf,” tulisnya (10/08/2019).

Jazuli mengaku, saat wukuf di Arafah, ia turut mendoakan kebaikan bagi bangsa Indonesia.

“Dari Arafah kami bermunajat, ya Rabb jadikanlah negara kami Indonesia negara yang aman, tenteram, maju, berkah, dan sejahtera rakyatnya,” tulisnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan ibadah haji telah memasuki fase puncaknya. Setelah jamaah berada di Arafah untuk melaksanakan wukuf, kemudian berpindah ke Muzdalifah dan Mina.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Subhan Cholid menerangkan, jamaah haji diberangkatkan ke Arafah sejak Jumat pagi (09/08/2019) hingga tengah malam untuk melaksanakan wukuf pada Sabtu (10/08/2019) lalu.

Proses wukuf dimulai saat memasuki waktu shalat zuhur. Jamaah melaksanakan shalat zuhur dan ashar berjamaah yang dilaksanakan secara jamak dan qashar.

Setelah itu, jamaah haji mendengarkan khutbah wukuf. Dilanjutkan berdoa dan berdzikir yang dilakukan secara pribadi maupun berkelompok, hingga menjelang terbenamnya matahari.

Setelah matahari terbenam, barulah jamaah haji diberangkatkan ke Muzdalifah, atau pada tanggal 9 Dzulhijjah. Setelah matahari terbenam, jamaah diberangkatkan ke Muzdalifah untuk mabit sebentar saja, kata Subhan, Sabtu lalu.

Nantilah pada tengah malam, jamaah diberangkatkan ke Mina. Di sini, jamaah tinggal selama 3 hari, mulai tanggal 10 sampai 13 Dzulhijah. Masa tinggal di Mina paling lama karena jamaah akan melempar jumrah.

Akan tetapi, jelasnya, jamaah haji memiliki pilihan setelah meninggalkan Muzdalifah. “Boleh memilih akan langsung ke Masjidil Haram untuk melakukan thawaf dan sai atau melaksanakan jumrah aqabah untuk tahalul awal,” tuturnya kutip Liputan6.com.

Bagi jamaah yang fisiknya kuat, selama di Mina setelah jumrah kemudian berjalan kaki menuju Masjidil Haram untuk thawaf dan sai.

Tapi, jamaah juga diperbolehkan thawaf dan sai setelah kembali ke hotel usai tanggal 13. Jamaah bisa mengistirahatkan diri secara fisik di hotel untuk kemudian melaksanakan thawaf ifadah.

Patut diingat, bila ini menjadi pilihan maka jamaah harus tetap menjalankan larangan ihram. “Setelah tahalul awal dia diperbolehkan berganti baju tapi masih ada satu larangan yakni tak boleh berhubungan suami dan istri,” jelasnya.

Setelah itu, puncak pelaksanaan ibadah haji pun selesai. Jamaah, terangnya, tinggal menunggu saat pulang dan thawaf wada dan kembali ke tanah air.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hajihaji 1440H/2019MJazuli Juwainirukun hajisaiThawaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Panitia Masjid Istiqlal Bagikan 5.000 Besek Daging Qurban
Tulisan selanjutnya JK akan Fokus Agama, Sosial, Pendidikan Selepas Jabat Wapres

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Palestina Terkini

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis

Palestina Terkini
13 Juli 2026 05:55
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaInfo Haji & Umrah

Awas Panas! Wukuf Arafah Jamaah Haji Diimbau Tetap di Kemah

4 Juni 2025 14:18
BeritaInfo Haji & Umrah

Arab Saudi Sambut Kedatangan 500 Kerabat Tahanan dan Syuhada Palestina untuk Berhaji

3 Juni 2025 13:59
Info Haji & Umrah

Tingkatkan Akurasi Prakiraan Cuaca Selama Haji, Saudi Kerahkan 18 Stasiun Pemantauan

2 Juni 2025 13:49
Info Haji & Umrah

Arab Saudi Usir 205.000 Peziarah Tanpa Izin Haji dari Makkah

2 Juni 2025 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?