Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Paket Demokrasi dari Pemerintah Turki Dinilai Belum Cukup

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2013 07:44 7:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Oktober 2013 07:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Lebih dari separuh responden menilai “paket demokrasi” dari pemerintah Turki yang belum lama ini diluncurkan masih belum cukup. Hal itu terungkap dalam jajak pendapat oleh Metropoll Strategic and Social Research Center.

Dilansir Hurriyet Daily News (28/10/2013), sebanyak 64% dari 1.200 responden di 31 provinsi menilai paket demokrasi dari pemerintah belum mencukupi. Penilian serupa diberikan oleh 49,5% pendukung partai pemerintah AKP dan 80% pendukung tiga partai oposisi.

Meskipun demikian, mayoritas responden mengaku mendukung langkah-langkah demokratisasi yang diupayakan oleh pemerintah pimpinan Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan.

Jajak pendapat tersebut menunjukkan, paket demokrasi seperti pendidikan untuk dan di wilayah suku Kurdi, kebebasan menggunakan huruf seperti “Q”, “W” atau “X”, serta pembolehan jilbab bagi pegawai negeri sipil mendapatkan dukungan besar dari rakyat.

Mengenai kondisi negara, responden memiliki pendapat plus dan minus yang hampir berimbang. Sebanyak 40% responden menilai negara Turki sekarang ini lebih buruk dari sebelumnya, sedangkan 45% lainnya menilai keadaan negara lebih baik. Orang-orang yang berpendapat negara dalam kondisi yang lebih baik kebanyakan berasal dari pendukung AKP. Sebaliknya, mereka yang menilai kondisi negara lebih buruk merupakan para pendukung partai oposisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Saat ditanya apakah nama-nama desa suku Kurdi boleh dikembalikan ke nama aslinya, sebanyak 58% responden mendukungnya. Namun, 27% responden lainnya menentang pegembalian nama desa Kurdi yang sekarang menggunakan bahasa Turki.

Responden berharap ada dua hal yang akan dimasukkan ke dalam agenda paket demokrasi di masa datang, yaitu pengakuan atas tempat ibadah orang-orang menganut kepercayaan Alawi (Alevi) yang dikenal dengan cemevi (didukung 63% responden), serta pembukaan kembali seminari Halki di Heybeliada (didukung 54% responden).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keutamaan dan Kemuliaan bulan Muharram (1)
Tulisan selanjutnya PKS Desak Pemerintah Integrasikan Pelajaran Agama ke Semua Mata Pelajaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?