Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Meski Belum Baca Isinya, Rakyat Mesir Dukung Referendum Konstitusi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Januari 2014 11:30 11:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Januari 2014 11:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Banyak rakyat Mesir yang akan memberikan suara “Ya” pada referendum konstitusi pekan depan, meskipun banyak pula yang mengaku belum membaca isi konstitusi baru tersebut. Demikian hasil jajak pendapat terbaru lembaga survei Basheera dilansir Ahram Online (8/1/2014).

Sebanyak 59% responden jajak pendapat mengaku belum membaca isi konstitusi baru, 36% mengaku membaca sebagian dan hanya 5% yang mengaku sudah membacanya.

Jumlah rakyat yang akan mengikuti referendum masih di atas lima puluh persen, yaitu 76%, atau turun dibanding jajak pendapat bulan Oktober 2013 yang mencapai 84%.

Sebanyak 14% mengaku akan memboikot referendum, sedangkan 10% mengaku belum memutuskan akan berpartisipasi memberikan suaranya atau tidak.

Responden yang memutuskan untuk berpartisipasi dalam referendum sebanyak 74% mengaku akan memberikan suara dukungan “Ya”, sementara 3% lainnya memilik bersuara menentang “Tidak”. Sisanya 23% mengaku belum tahu akan memberikan suara dukungan atau penolakan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Responden yang mengatakan akan memberikan persetujuannya atas konstitusi baru negara Mesir kebanyakan dari kalangan usia di atas 29 tahun.

Di antara kelompok yang mengaku akan memboikot atau tidak ikut referendum, 22% mengaku alasannya memboikot karena “alasan personal”, 13% mengaku alasannya karena sia-sia, 11% tidak ikut berpolitik dan 9% karena tidak puas dengan isi konstitusi.

Para pendukung mantan presiden Mursy jauh-jauh hari mengajak rakyat untuk memboikot referendum yang akan digelar tanggal 14-15 Januari.

Walaupun rencana referendum sudah diumumkan sejak beberapa bulan lalu, 8% mengaku tidak mengetahui akan ada referendum konstitusi. Di kalangan orang yang tahu adanya referendum, 76% mengaku tahu tanggal pelaksanaannya.

Baseera mengatakan jajak pendapat diikuti oleh 2.068 orang dewasa dari 27 gubernuran lewat wawancara telepon tanggal 24 dan 26 Desember 2013, dengan margin error kurang dari 3 persen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aa Gym: “Saya Tujuh tahun “Dimandiin” sama Allah”
Tulisan selanjutnya Horor, Staf Medis Kabur Lihat Mayat Hidup Kembali!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Berita
8 Juni 2026 19:00
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
Sedang Menangkap Ikan, Remaja Palestina Syahid Dihantam Tembakan Kapal ‘Israel’
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?