Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sejarawan: Dokter Austisme Hans Asperger Berkolaborasi dengan Nazi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 April 2018 18:55 6:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 April 2018 18:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Hans Asperger, dokter spesialis anak pioner penelitian soal autisme dan namanya dipakai untuk menamai sindrom Asperger, menurut sebuah publikasi akademik yang dirilis hari Kamis (19/4/2018) secara aktif berkolaborasi dalam program Nazi, di mana ratusan anak cacat dibunuh, lapor DW.

Menurut sejarawan medis Herwig Czech, Asperger secara langsung merujuk dua anak perempuan cacat ke klinik anak yang dikenal buruk Am Spiegelgrund di Wina, di mana sekitar 800 anak dibunuh melalui program euthanasia Nazi.

Asperger juga menjadi bagian dari sebuah komisi yang me-screening sekitar 200 anak di sebuah panti anak cacat mental. Sekitar 35 orang dari anak-anak itu dikirim ke klinik Am Spiegelgrund dan dibunuh.

Menurut Czech, yang mengkaji file-file pribadi Asperger dan catatan pasien sebagai bagian dari risetnya, dokter Austria itu tidak pernah menjadi anggota aktif partai Nazi.

Meskipun demikian, Asperger bergabung dengan organisasi afiliasi Nazi, yang secara terbuka melegitimasi kebijakan higienis rasial seperti sterilisasi paksa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam papernya, Czech menulis Asperger bahkan mendapat pengakuan atas loyalitasnya kepada rezim Nazi.

Temuan terbaru ini membantah mitos yang menyebutkan bahwa Asperger dulu merupakan pengkritik vokal Sosialisme Nasional, bahwa Asperger menyerukan integrasi anak-anak yang memiliki kesulitan ke dalam masyarakat, sehingga banyak orang mengiranya sebagai pelindung anak dari program euthanasia Nazi.

Czech menyoroti bahwa Asperger tidak mendukung perlindungan terhadap anak-anak yang dianggap tidak dapat disembuhkan.

Ketika Hitler menduduki Austria pada 1938, fakultas-fakultas kedokteran Wina diganti sejumlah dokternya dengan yang berideologi Nazi.

Hasil riset itu menyebutkan bahwa Asperger berulang kali membuktikan loyalitasnya kepada Nazi, termasuk dengan program hieginis rasial dan menandatangani laporan-laporannya dengan imbuhan kata “Heil Hitler”.

Asperger dikenal luas atas upayanya mengidentifikasi sejumlah kelainan autisme. Istilah sindrom Asperger dimunculkan beberapa puluh tahun kemudian, menyusul kematiannya pada tahun 1980.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Jerman Tersangka Pembantu Kasus 9/11 Ditangkap Pasukan Kurdi Suriah
Tulisan selanjutnya Meksiko Larang Penjualan Boneka Barbie Frida Kahlo, Kenapa?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?