Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tidak Ditemukan Korban Selamat, Pencarian di Reruntuhan Ledakan Beirut Diakhiri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 September 2020 05:53 5:53 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 September 2020 20:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Upaya pencarian di reruntuhan sebuah gedung yang ambruk dalam ledakan besar di Beirut bulan lalu hari Ahad (6/9/2020) dihentikan setelah tidak ditemukan adanya korban selamat.

Operasi pencarian di lokasi bersejarah distrik Mar Mikhail itu sejak hari Kamis menyedot perhatian warga Libanon, yang berharap masih ada korban selamat ditemukan di bawah reruntuhan bangunan menyusul ledakan tanggal 4 Agustus yang menewaskan 191 orang dan melukai hampir 6.500 orang. Tujuh orang masih dinyatakan hilang, lapor Associated Press.

Operasi terakhir itu dimulai pada hari Kamis, ketika seekor anjing yang digunakan oleh tim SAR dari Chile menunjukkan sinyal kemungkinan adanya korban selamat di bawah sebuah bangunan ambruk saat dia menjalankan tugasnya menyusuri jalanan di daerah tersebut. Tim penyelamat kemudian menggunakan derek, sekop dan bahkan tangan kosong untuk mencari korban selamat setelah alat yang disematkan di seekor anjing bernama Flash mengeluarkan sinyal adanya denyut jantung manusia.

Anjing berwarna hitam-putih berusia 5 tahun itu mondar-mandir di sekitar gedung yang runtuh itu beberapa kali dalam sehari, sementara tim bantuan membersihkan puing-puing.

Foto Flash, yang mengenakan sepatu berwarna merah untuk melindungi cakarnya, beredar di media sosial dan anjing itu menjadi pahlawan yang dielu-elukan warga Libanon.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kepala tim penyelamat dari Chile, Francisco Lermanda, mengatakan kepada para jurnalis bahwa pada Sabtu malam di lokasi itu tidak ditemukan korban selamat atau mayat di bawah reruntuhan gedung. Lemanda mengatakan sinyal “denyut jantung” yang terdeteksi alat tersebut kemungkinan berasal dari anggota tim penyelamat.

Ketika pencarian berlangsung, tim Chile mendesak agar orang-orang di jalan, termasuk para jurnalis, agar mematikan ponse mereka dan tetap diam selama beberapa menit agar tidak mengusik kerja alat pendeteksi mereka.

Lemanda mengatakan tim pencari akan memeriksa tepian jalan dan setelah itu akan menyatakan bahwa operasi tersebut berakhir. Tidak jelas apakah pencarian korban tewas masih akan dilanjutkan.

Dua hari setelah ledakan, satu tim penyelamat asal Prancis dan relawan dari pertahanan sipil Libanon sudah mencari korban di lokasi yang sama, yang di bagian lantai bawah gedung terdapat sebuah bar. Ketika itu dikatakan bahwa mereka tidak memiliki alasan untuk meyakini masih ada orang di lokasi tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anjingBeirutkorbanLibanon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Namibia Latih Anjing untuk Mengendus Coronavirus
Tulisan selanjutnya Covid 19 Coronavirus: Jerman Bantu India Jutaan Euro, Ribuan Test Kit

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?