Hidayatullah.com—Amerika Serikat setuju untuk membeli 1,7 juta dosis obat Covid-19 yang masih dalam tahap eksperimen apabila sudah memperoleh izin penggunaan darurat.
Perusahaan farmasi Merck & Co mengatakan pihaknya sudah mencapai kesepakatan $1,2 juta untuk Molnupiravir, yang saat ini dalam masa uji coba tahap ketiga.
Merck & Co mengatakan uji coba tahap kedua menunjukkan orang yang diberi obat antivirus itu lebih singkat masa perawatannya.
Dalam sebuah pernyataan Merck juga mengatakan pihaknya sudah memulai negosiasi dengan sejumlah negara lain untuk pembelian Molnupiravir serta kesepakatan lisensi dengan para pembuat obat generik guna memastikan akses obat bagi negara berpendapatan rendah dan menengah, lansir The Guardian Rabu (9/6/2021).*