Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Buckingham Palace Dukung Gerakan Black Lives Matter (BLM)

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 September 2021 15:51 3:51 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 September 2021 09:00
Bagikan
Pangeran Charles dan ibunya Ratu Elizabeth II.
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratu Elizabeth II dan anggota keluarga Kerajaan Inggris lainnya mendukung gerakan Black Lives Matter (BLM), kata seorang perwakilan senior Buckingham Palace kepada Channel 4 News dalam sebuah wawancara.

Dilansir Reuters Kamis (9/9/2021), Ken Olisa, orang kulit hitam pertama yang menjabat Lord-Lieutenant of London, mengatakan kepada kanal TV itu bahwa dia membahas topik rasisme dengan para bangsawan Inggris menyusul berbagai aksi protes yang dipicu oleh kematian George Floyd di Amerika Serikat.

Floyd, seorang pria kulit hitam, tewas pada Mei 2020 ketika seorang polisi Minneapolis berkulit putih menekan lehernya dalam waktu lama dengat lututnya.

Menurut rilis pers Channel 4, ketika Olisa ditanya apakah keluarga bangsawan Inggris mendukung BLM, dia berkata, “Jawabannya tentu saja ya”.

Pada bulan Maret, keluarga Kerajaan Inggris dihujani kecaman publik setelah Meghan Markle, istri dari Pangeran Harry yang ibunya berkulit hitam, menuding keluarga darah biru itu bersikap rasis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancara dengan Oprah Winfrey, Meghan mengatakan putranya Archie tidak diberi gelar pangeran karena ada kekhawatiran dalam keluarga kerajaan “tentang seberapa gelap kulitnya ketika dia lahir”.

Menyusul publikasi wawancara itu, Ratu Elizabeth mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya akan menanggapi serius apabila ada rasisme di lingkungan istana, dan menegaskan bahwa masalah keluarga hendaknya ditangani secara pribadi.

Pangeran William, pewaris kedua tahta kerajaan setelah ayahnya Pangeran Charles, kemudian membantah bahwa keluarga bangsawan Inggris bersikap rasis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:black lives matterBuckingham Palaceinggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya perkembangan teknologi MUI: Inilah Alasan Mengapa Sebaiknya Memilih Bank Syariah?
Tulisan selanjutnya Ashraf Ghani Mantan Presiden Afghanistan Membantah Kabur dengan Membawa Uang Jutaan Dolar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Berita
14 Oktober 2026 16:55
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?