Hidayatullah.com–Dewan lisensi film Nigeria telah diarahkan untuk melarang semua produksi sinematografi yang memiliki pembunuhan ritual sebagai bagian dari alur ceritanya, karena kasus pembunuhan sudah dianggap sebagai darurat nasional.
Pemimpin minoritas Toby Okechukwu menyalahkan maraknya kejahatan keji itu pada film-film Nollywood dengan alur cerita yang menampilkan juju (praktik perdukunan).
Langkah tersebut diambil menyusul insiden pembunuhan menghebohkan awal bulan ini yang menimpa seorang wanita berusia 20 tahun, yang diduga kehilangan nyawa karena pembunuhan ritual, lansir BBC Jumat (11/2/2022).
Mereka yang berada di balik pembunuhan itu dituduh berencana menggunakan bagian tubuh wanita itu untuk ritual semacam juju untuk mendatangkan kekayaan atau uang (pesugihan).*